Breaking News:

Inilah 5 Tradisi Pernikahan Unik di Dunia, Nomor 3 So Sweet Abis Bikin Baper

Pernikahan adalah suatu hal yang sakral bagi setiap orang. Ada beberapa tradisi pernikahan unik di sejumlah negara.

Penulis: Wulan Kurnia Putri
Editor: Wulan Kurnia Putri
brightside.me
Ransoming the bride, Romania 

TRIBUNWOW.COM - Pernikahan adalah suatu hal yang sakral bagi setiap orang.

Setiap daerah memiliki tradisi pernikahan yang berbeda.

Tradisi dilaksanakan secara turun temurun.

Ada beberapa tradisi pernikahan unik di sejumlah negara.

Dilansir dari Bright Side, inilah 5 tradisi pernikahan yang mengejutkan dari berbagai negara.

  Baca Juga: Inilah 5 Tentara Paling Keras dan Disiplin di Dunia, Nomor 3 Latihan Meninju Pohon 5 Ribu Kali

1. Meludah pada pengantin wanita, Kenya

Gadis Massai di Kenya biasanya dinikihi oleh pria yang jauh lebih tua.

Pada upacara pernikahan, ayah atau saudara laki-laki mempelai wanita meludah di kepala mempelai wanita sebagai berkah.

Mempelai wanita pun meninggalkan rumah bersama suaminya, berjalan ke rumah baru, tidak peduli seberapa jauh jaraknya.

2. Larangan mandi, indonesia

Di pulau Kalimantan, antara Indonesia dan Malaysia, suku Tidong mengikuti tradisi kuno yang melarang pasangan menggunakan kamar mandi selama 3 hari 3 malam setelah pernikahan.

Itulah mengapa pengantin wanita diberi sejumlah makanan dan minuman selama upacara pernikahan.

Mereka percaya kebiasaan tersebut akan menghasilkan pernikahan yang panjang, bahagia, dan subur.

Jika tradisi tersbeut dilanggar akan menyebabkan nasib buruk.

3. Ransoming the bride, Romania

Ransoming the bride, Romania
Ransoming the bride, Romania (brightside.me)

Di Rumania dan beberapa negara Eropa lainnya, permainan penculikan tiruan bisa terjadi sebelum upacara pernikahan.

Pengantin wanita 'diculik' oleh keluarga, teman, atau aktor yang dipekerjakan, dan mempelai laki-laki harus menyelamatkannya dengan membayar uang tebusan, minuman, atau isyarat romantis.

4. Roti dan garam, Rusia

Pada sebuah perayaan pernikahan di Rusia, orang tua mempelai menyambut pasangan dengan roti dan garam.

Ini adalah tradisi yang menyiratkan keramahan.

Kedua mempelai menaruh garam di atas sepotong roti.

Siapa pun yang melepaskan bagian yang lebih besar akan menjadi kepala rumah masa depan mereka.

Setelah itu, setiap tamu akan menerima sepotong roti pengantin yang disebut karavai.

5. Menangis, China

Seorang pengantin wanita dari kelompok etnis Tujia di China harus menangis selama satu jam setiap hari selama sebulan sebelum pernikahannya dan pada upacara.

10 hari setelah pengantin wanita mulai menangis, ibunya bergabung, dan kemudian 10 hari kemudian neneknya juga bergabung dengan mereka.

Pada akhir bulan, setiap wanita dalam keluarga menangis bersama mempelai wanita.

Ini seharusnya menjadi ekspresi sukacita dan kebahagiaan.

Saat para wanita menangis dengan nada yang berbeda, kedengarannya hampir seperti sebuah lagu. (*)

Tags:
IndonesiaKenyaChina
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved