Duh, di Ruang Kerja Wagub Sandiaga Uno Terpajang Foto Prabowo Subianto?
Sebuah foto yang memperlihatkan Sandiaga Uno duduk di ruangan dan tampak ada foto Prabowo Subianto jadi perbincangan.
Editor: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
TRIBUNWOW.COM - Sebuah foto yang menunjukkan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno duduk di sebuah ruangan dengan dikelilingi empat anggota DPRD dan sebuah foto Prabowo Subianto terpampang besar di belakangnya jadi viral di media sosial (Medsos).
Warganet pun mengkritisi foto tersebut dan ada pula yang mengejek.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhamad Taufik, meluruskan persoalan foto tersebut.
"Itu ruang kerja saya, bukan ruang kerja Wagub," kata Taufik ketika dihubungi Wartakotalive.com, Minggu (5/11/2017) sore
Taufik memang anggota dewan yang berasal dari fraksi Gerindra.
Karena itu, bukan hal aneh jika foto Prabowo terpajang di ruang kerjanya.
Ungkapan Puas Pelatih Timnas Malaysia Usai Tundukan Timnas U-19 Indonesia
Taufik menceritakan foto itu diambil pada Rabu (1/11/2017).
Hari itu Sandiaga Uno (Sandi) memang bersilaturahmi dengan mendatangi beberapa fraksi dan sejumlah pimpinan dewan di Gedung DPRD DKI.
"Siang hari kan Wagub datang ke fraksi Hanura. Nah, itu sore harinya dia datang ke ruangan saya," kata Taufik.
Saat itulah Sandi mendadak ingin duduk di kursi kerja Taufik, lalu berfoto bersama.
"Nggak tau juga kenapa dia pengen tiba-tiba duduk di kursi saya," kata Taufik.
Prabowo ingatkan Anies dan Sandi
Gubernur DKI Anies Basswedan (Anies) dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno (Sandi) diingatkan agar tidak mengulangi kesalahan yang dilakukan pendahulunya.
Anies-Sandi diminta agar lebih hati-hati dalam mengelola dana corporate social responsibility (CSR) maupun dana Non APBD lainnya.
Penggunaan anggaran tersebut seperti yang dilakukan pada era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat memimpin Jakarta diduga melanggar aturan keuangan negara.
Hal itu terjadi karena berbagai proyek infrastruktur dibiayai menggunakan dana tersebut.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Prabowo Soenirman menyatakan, pembiyaan proyek bersumber dari non-APBD, seperti lewat dana CSR, harus melalui mekanisme sesuai aturan keuangan daerah.
Siapa Orang Paling Bodoh di Gambar Ini? Ungkap Karakter Anda Yang Sesungguhnya
Kemudian mesti transparan karena ini juga menyangkut dana publik.
’’Banyak proyek di Jakarta gunakan CSR, saat Ahok-Djarot jadi gubernur-wakil gubernur. Ini harus diaudit,’’ kata Prabowo di Gedung DPRD DKI, Rabu (26/10/2017).
Menurut dia, Anies-Sandi wajib kembali mendata atau menginventarisir aset-aset DKI yang menggunakan budget CSR maupun dana non-APBD.
Selama ini Pemprov DKI tidak transparan dan akuntabel soal dana off budget. Nah, kata Prabowo, Anies-Sandi jangan mengulangi keburukan pengelolaan anggaran CSR.
’’Makanya, perlu audit dan inventarisir proyek mana saja yang gunakan CSR. Sebaiknya, di cut off CSR sementara,’’ jelas Prabowo.
Politikus Partai Gerindra itu menyarankan, pasangan yang diusung Gerindra-PKS memanggil Inspektorat DKI untuk melakukan audit terkait pengunaan dana CSR.
Heboh GIF di WA Berbau Pornografi, Kominfo Hubungi Facebook
Dana CSR dari sejumlah perusahaan di ibu kota itu dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur.
Apalagi, saat ini belum ada aturan jelas soal penggunaan dana CSR di Pemprov DKI.
Sebab, menurut dia, DPRD DKI belum juga membahas Rancangan peraturan daerah (raperda) pengelolaan off budget.
’Seharusnya ada aturan yang jelas dulu. Biar pengelolaannya tidak berbuntut hukum nanti,’’ ucap Prabowo.
Tanpa adanya aturan yang jelas, menurut mantan Direktur PD Pasar Jaya, penggunaan itu membuka celah korupsi sangat besar.
Terlebih, selama ini audit tentang penerimaan dan pengeluaran tak terlihat.
Dinas-dinas terkait yang mengelola CSR harus dipanggil. Termasuk, inspektorat sebagai pengawasan, mereka pasti mengetahui.
Terpisah, Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Reza Hariyadi menegaksan, mendukung langkah Sandiaga Uno melakukan audit dana CSR masa lalu.
Jika terbukti, adanya korupsi dapat terlihat dan di mana pelanggaranya.
Kronologi Penggerebekan Rumah Wakil Ketua DPRD Bali yang Diduga Jadi Bandar Sabu
Mengenai soal aturan, Reza menuturkan, sekalipun Pemprov DKI belum menerbitkan Perda tentang dana CSR.
Namun di Indonesia sudah ada UU penggunaan dana CSR bisa dilakukan.
’’Nah ini tugas Inspektorat, mencari informasi kebenaran pemasukan dan pengeluaran dana itu. Anies-Sandi juga bisa melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),’’ ucap Reza.
Sekedar informasi, salah satu perusahaan ternama di Jakarta telah menggelontorkan dana CSR Rp 24,2 miliar normalisasi anak Kali Ciliwung, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat.
Lahan sepanjang 200 meter itu dibiarkan terbengkalai.
Hanya sheet pile renggang yang asal jadi terlihat di kawasan itu, sementara pembangunan jalan beton baru sepanjang 20 meter.
Sisanya jalanan sepanjang itu merupakan sisa reruntuhan bangunan.
Berita ini telah dipublikasikan di Warta Kota dengan judul Viral di Medsos Ruang Kerja Sandiaga Uno Dipajang Foto Prabowo, Ini Fakta Sebenarnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/wakil-gubernur-terpilih-dki-jakarta-sandiaga-uno_20171012_184008.jpg)