Breaking News:

Referendum Catalonia - Polisi Siksa Wanita, Patahkan Jarinya hingga Remas Payudaranya

Aksi kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian anti huru hara mewarnai proses referendum di Catalonia.

Editor: Wulan Kurnia Putri
Istimewa
Adegan seorang perempuan pemilih dalam referendum catalonia diseret petugas kepolisian anti huru hara 

TRIBUNWOW.COM - Aksi kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian anti huru hara mewarnai proses referendum di Catalonia.

Otoritas keamanan di Spanyol memang mengerahkan mereka untuk menggagalkan upaya pemungutan suara yang dinilai bertentangan dengan keputusan pengadilan.

Berdasarkan sejumlah kesaksian, para anggota kepolisian Spanyol ini bahkan sudah menggunakan peluru karet untuk membubarkan massa dan menghalangi mereka masuk ke bilik suara.

Sementara itu ketegangan mulai terjadi saat pasukan polisi menutup akses masuk ke tempat pemungutan suara dan merampas kotak-kotak suara.

Di Spanyol sendiri setidaknya ada 5,3 juta orang warga Catalonia yang ingin memberikan suaranya dalam rangka referendum kemerdekaan dari Spanyol.

Saksi mata itu mengatakan polisi di Barcelona juga menembakkan peluru karet.

Salah satu demonstran menunjukkan cedera di kaki yang diderita akibat terjangan peluru karet tersebut.

Seorang warga bernama Marta Torrecillas bahkan mengaku bahwa polisi telah mematahkan jarinya satu per satu.

Kemudian meremas payudaranya, lalu menyeretnya.

Adapun peristiwa ini terjadi di swalayan Eixample tempat pemungutan suara.

Video adegan tersebut diambil oleh Paul Claris School.

Memperlihatkan dua orang polisi berpakaian lengkap mencoba menangkap perempuan tersebut.

Rok yang dikenakan Marta pun tersingkap, hingga ia merasa bahwa dirinya telah dilecehkan.

Apalagi, menurut dia polisi itu meremas payudaranya lalu menyeret tubuhnya.

Adapun Pemerintah Catalonia, Senin (2/10/2017) mengumumkan bahwa 90 persen warga Catalan yang memberikan suara dalam proses referendum, memilih merdeka.

Dalam sebuah konferensi pers yang dikutip AFP, Juru bicara Pemerintah Daerah Jordi Turull, mengatakan 2,02 juta warga memilih merdeka.

Turrull menambahkan, tercatat ada 2,26 juta orang yang ambil bagian dalam proses referendum ini. (Tribun Jogja)

Berita ini telah tayang di Tribun Jogja dengan judul Referendum Catalonia : Polisi Patahkan Jariku Satu per Satu, Lalu Meremas Payudaraku

Sumber: Tribun Jogja
Tags:
PolisiCataloniaTribunWow.com
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved