Erupsi Gunung Agung 1963 Disebut Paling Dahsyat, Tanda-tandanya Mirip yang Terjadi Sekarang!
Gunung Agung terakhir kali meletus pada 1963 silam. Dampak letusa itu pun luar biasa. Setidaknya 2 ribu orang jadi korban meninggal dunia.
Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
TRIBUNWOW.COM - Gunung Agung hingga saat ini masih berstatus sebagai awas.
Gunung berapi yang terletak di Kabupaten Karangasem, Bali tersebut pun siap erupsi kapan saja.
Letusan terakhir Gunung Agung diketahui terjadi pada 1963 silam.
Usia 12 Tahun Dijual, Lalu Gadis Ini Harus Layani Lelaki Hidung Belang, Nasibnya Kini Tak Terduga
54 tahun berselang, gunung api tersebut diperkirakan akan kembali erupsi pada 2017.
Belakangan, sejumlah fenomena alam sudah menandai Gunung Agung akan segera meletus.
Rupanya, hal-hal tersebut mirip tandanya seperti yang terjadi 5 dekade silam.
Astaga! Kaus Ikeh yang Bikin Geger Ternyata Dijual Bebas, Bisa Dibeli di. . .
Demikian seperti yang dikatakan Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.
"Berdasarkan pengalaman yang mengalami letusan tahun 1963, mereka mengatakan apa yang mereka rasakan saat ini hampir setiap hari terjadi gempa bumi itu hampir mirip dengan ketika tahun 1963, ketika Gunung Agung belum meletus," ucapnya, Senin (25/9/2017) sebagaimana dikutip dari Tribun Bali.
Lebih lanjut, berkaitan dengan tanda-tanda tersebut, warga sekitar Gunung Agung pun sudah belajar dari pengalaman.
Muda Mudi Ketahuan Begituan, Hal Miris Terjadi pada Celana Wanita Saat Terciduk!
Untuk itu, banyak masyarakat yang sudah berusaha mengungsi mengantisipasi letusan Gunung Agung.
"Jadi dari tingkat kesiapsiagaan masyarakat pun meningkat," tambah Sutopo.
Meski masih berstatus 'awas', Gunung Agung pun dipastikan kritis.
Bupati Kutai Kartanegara Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK, Kekayaannya Lebih dari 236 Miliar
Hal tersebut tampak dari peningkatan aktivitas vulkanik hingga naiknya jumlah gempa di lingkungan gunung api tersebut.
"Meski sudah level awas, Gunung Agung belum tentu meletus. Kapan secara pasti Gunung Agung akan meletus tidak tahu. Tak ada instrumen yang bisa memastikan kapan gunung meletus. Tapi berdasarkan pengamatan potensinya meletus tinggi," kata Sutopo.
Erupsi Gunung Agung yang paling dahsyat terjadi pada Maret 1963.
Dikabarkan Baru Saja Pindah Agama, Wanita Ini Tiba-tiba Marah Sindir Artis Baru di Medsos
Saat itu, ketinggian letusan bahkan mencapai 200 kilometer.
Setidaknya, dua ribu orang meninggal dunia akibat musibah tersebut.
Infrastruktur pun rusak parah dan porak poranda.
"Letusannya ekslusif. Temperatur bumi turun akibat letusan Gunung Agung itu. Dampaknya sangat besar dan mematikan," kata dia. (Tribunwow.com/Dhika Intan)