Breaking News:

Sebelum Bunuh Diri Mahasiswa Stikom Bali Ini Berpapasan dengan Sang Ayah, Ini Kronologinya!

Seorang mahasiswa tingkat akhir di Stikom Denpasar ditemukan tewas gantung diri di sebuah gubuk di dekat rumahnya pada Rabu (16/8/2017).

Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Istimewa/Tribun Bali
Ilustrasi. 

TRIBUNWOW.COM, BALI - Seorang mahasiswa tingkat akhir di Stikom Denpasar ditemukan tewas gantung diri di sebuah gubuk di dekat rumahnya pada Rabu (16/8/2017) sekitar pukul 16.00 Wita.

Melansir dari Tribun Bali, ia adalah I Wayan Setiawan (21) warga asal Banjar Juwuklegi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti.

Kejadian mengenaskan ini pertama kali diketahui oleh nenek korban, Ni Kota (60) saat akan menuju ke ladang.

Sempat Terpuruk Kehilangan Ainun, BJ Habibie: Saya Benci Semua Dokter

Kapolsek Baturti Kompol I Gede Made Surya Atmaja pun belum mengetahui penyebab korban tersebut melakukan perbuatan nekat tersebut.

“Hingga saat ini motif masih didalami, karena pihak keluarga mengatakan korban tidak memiliki masalah. Tapi secara sikap memang dikenal pendiam,” katanya, Kamis (17/8/2017).

Diketahui, pihaknya mendapatkan informasi adanya peristiwa bunuh diri di Banjar Juwuklegi tersebut pada Rabu (16/8/2017) malam sekitar pukul 20.00 Wita.

4 Artis ini Suaminya Berprofesi Sebagai Polisi, Ada yang Di Inggris!

Setelah mendapatkan informasi itulah, polisi langsung melalukan pemeriksaan menuju lokasi dan kobran yang meninggal kemudian ditempatkan di rumah duka.

Sebelum gantung diri, korban ini sempat bertemu dengan orangtuanya di rumah sekitar pukul 14.00 Wita.

I Wayan Suar (45), sang ayah pun sempat berpapasan dengan korban yang menuju ladang tepatnya ke gubuk yang jaraknya skeitar 50 meter dari rumah.

Namun keduanya tidak saling bertegur sapa.

Tatjana Saphira Dipeluk Gong Yoo, Netizen: Harjunot Ali Lewat

“Anaknya lewat begitu saja,” ujar Kompol Surya.

Melansir kembali dari Tribun Bali, pada pukul 16.00 Wita, Ni Kota pun pergi menuju ke ladang.

Dalam perjalanan ia dibuat terkejut dengan adanya sang cucu yang gantung diri di gubuk, sontak ia langsung mencari anaknya.

Ni Kota juga meminta bantuan kepada warga lain untuk menurunkan jenazah korban.

Langka dan Unik, Anak-Ibu Ini Sama-sama Lahir di Tanggal 17 Agustus

Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas, dr Dewa Ayu Mirah Astuti pun menjelaskan bahwa tidak ditemukannya bekas kekerasan pada tubuh korban, namun ada bekas jeratan tali.

“Kami sudah berkoordinasi dengan orangtuan korban, dan diyakini korban meninggal bunuh diri serta tidak ada mencurigai pihak mana pun,” terangnya. (TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Gantung DiriBaliStikom DenpasarMahasiswa
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved