Breaking News:

Tak Hanya Kutu Laut, Waspadai 2 Hewan Laut Pemakan Daging Ini!

Keberadaan kutu laut menjadi heboh setelah kasus yang menimpa Sam Kanizay di Melbourne, Australia.

Penulis: Ika Alya Iqlima Ghaisani
Editor: Galih Pangestu Jati
Buzzfeed
Sam Kanizay, remaja Australia yang menjadi korban kutu laut pemakan daging 

TRIBUNWOW.COM - Keberadaan kutu laut menjadi heboh setelah kasus yang menimpa Sam Kanizay di Melbourne, Australia.

Remaja berusia 16 tahun ini berendam selama setengah jam di dalam laut untuk menyegarkan tubuh setelah berolahraga.

Saat kembali ke daratan, ia menemukan kedua kakinya penuh darah bercucuran.

Darah itu bahkan tak berhenti meski sang ayah telah membasuhnya.

Heboh Kaki Remaja Australia Berdarah-Darah Digigit Kutu Laut, Inilah 6 Fakta tentang Kutu Laut!

Kasus ini menyita perhatian para ahli kelautan.

'Pelaku' yang memakan kaki Sam Kanizay
'Pelaku' yang memakan kaki Sam Kanizay (7 News)

Dilansir dari The Guardian, menurut sebagian ahli makhluk laut yang 'memakan' kaki Kanizay adalah amphipods atau kutu laut.

Sejatinya, mereka hanya pemakan bangkai makhluk lain yang sudah tergeletak di dasar laut.

"Ia mungkin hanya tidak beruntung. Kemungkinannya, ia berdiri di dekat para kutu laut yang sedang berpesta memakan bangkai ikan," ungkap Dr Genefor Walker-Smith, peneliti lautan di Museum Victoria, Australia.

"Mereka bukan tipe makhluk laut yang menunggu mangsa seperti ikan piranha," tambahnya.

Faktanya, ada makhluk laut pemakan daging lain yang lebih menyeramkan daripada kutu laut.

Ada pula ikan piranha yang terkenal sebagai 'hewan buas' di laut dan penyu karnivora.

1. Ikan Piranha

Piranha
Piranha (Adam Blenford)

Ikan dengan gigi setajam silet itu pertama kali disebutkan oleh mantan presiden Amerika, Theodore Roosevelt.

Dalam bukunya, Through the Brazilian Wildernes, Roosevelt menyebut pada tahun 1914 bahwa ikan piranha bisa memakan bangkai sapi dalam waktu beberapa menit saja.

Saking berbahayanya, ikan ini bahkan menjadi sangat dikenal.

Beberapa film menunjukkan keganasan ikan piranha yang bisa mencabik kulit dan daging makhluk sebesar ikan paus sekalipun.

Apalagi jika mereka sangat kelaparan.

Pada tahun 2015 lalu, terdapat sebuah kasus bocah perempuan berusia 6 tahun yang tewas dimakan kawanan piranha.

Melansir BBC, insiden ini terjadi saat seorang nenek bersama 5 cucunya tengah berada di atas kano.

Namun, badai membuat mereka terpisah.

Selain korban yang diketahui bernama Adrila Muniz, sang nenek berhasil menarik kembali empat cucunya ke atas kano.

Mayatnya dibawa ke sebuah rumah sakit di Monte Alegre, dan hasil autopsi menunjukkan daging di bagian kakinya sudah terkoyak.

2. Penyu pemakan daging

Penyu
Penyu (Alamy)

Meski tidak semua penyu merupakan pemakan daging,  kita harus tetap waspada.

Pada tahun 2016 lalu, Daily Star meminta warga Florida, Amerika Serikat, untuk waspada.

Kemunculan penyu karnivora tersebut pada musim panas tentu mengejutkan banyak warga.

Pasalnya, mereka memiliki gigi setajam silet yang bisa menyayat kulit manusia.

"Mereka adalah hewan karnivora. Mereka akan memakan apa saja yang bergerak. Kami memiliki dua ekor penyu dan kura-kura kecil. Mereka bisa dengan mudah memakan jari anak-anak," ungkap perwakilan Wetheriggs Animal Rescue and Conservation Centre di Cumbria.

Beberapa penyu dan kura-kura merupakan spesies yang sangat agresif.

Asik Berendam, Tiba-Tiba Kaki Remaja Pria Ini Dipenuhi Darah! Yang Terjadi Selanjutnya Mengerikan!

Yang memperparah adalah imigrasi besar-besaran yang dilakukan para makhluk laut saat musim panas.

Spesies agresif tersebut dikenal sebagai 'snapping turtles' dan merupakan spesies paling berbahaya.

Pasalnya, mereka dengan mudah menyerang anak-anak saat bermain di laut dangkal sekalipun.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada laporan kasus penyu pemakan daging manusia.

Tahun 1980 lalu, pemerintah India melepaskan para penyu ke Sungai Gangga untuk 'membersihkan' mayat hasil kremasi. (TribunWow.com/Alya Iqlima)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
AustraliaMelbourneThe Guardian
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved