Breaking News:

Gara-Gara Bela Temannya yang Gay, Nyawa Pria Ini Malah Melayang

Seorang pria asal Florida berusia 22 tahun tiba-tiba ditembak di luar sebuah restoran di Kota Lake Worth, Minggu (6/8/2017) dini hari waktu setempat.

Tayang:
Penulis: Galih Pangestu Jati
Editor: Galih Pangestu Jati
NET
Ilustrasi 

TRIBUNWOW.COM - Seorang pria asal Florida berusia 22 tahun tiba-tiba ditembak di luar sebuah restoran di Kota Lake Worth, Minggu (6/8/2017) dini hari waktu setempat.

Dilansir dari Huffington Post, pria tersebut diketahui bernama Juan Javier Cruz.

Ia dibunuh karena membela seorang temannya yang merupakan seorang homoseksual.

Ia membela temannya dari seorang pria yang mengatakan bahwa dirinya membenci kaum homoseksual di dalam sebuah restoran.

Setelah cekcok tersebut, ia dan teman-temannya pun keluar dari restoran tersebut.

Juan Javier Cruz
Juan Javier Cruz (CBS 12 News / Via cbs12.com)

Orang-orang itu pun ternyata masih melemparkan umpatan kepada mereka dan memberi ancaman.

"Aku benci kau orang-orang terkutuk. Aku akan membunuh kalian semua di sini, "kata pria itu, menurut laporan saksi dalam laporan tersebut.
"Jika kita berada di negara saya, saya akan membunuh kamu semua seperti tikus," tambahnya.

Saksi mata mengatakan bahwa pria itu mengeluarkan pistol sesaat setelah pernyataan kedua ini dan mulai menembak.

Cruz melangkah maju untuk membela teman-temannya dan ditembak mati, kata saksi mata.

Bahkan, peluru menyerang orang lain, yang belum diidentifikasi, di pergelangan kakinya.

Polisi menangkap seorang pria berusia 48 tahun yang mereka identifikasi sebagai Nelson Hernandez Mena, seorang warga negara Honduras, tak lama setelah kejadian tersebut.

Nelson Hernandez Mena
Nelson Hernandez Mena (Palm Beach County Sheriff)

Dia menghadapi tuduhan pembunuhan tingkat pertama, percobaan pembunuhan dan serangan yang diperparah dengan senjata api, lapor Palm Beach Post.

Mena mengatakan kepada polisi bahwa dia telah mengkonsumsi 15 sampai 20 bir dan "sangat mabuk" pada saat penembakan tersebut, menurut laporan polisi.

Dia mengatakan kepada petugas bahwa "dia tidak bermaksud menyakiti siapa pun," Sun Sentinel melaporkan.

Pada hari Senin, seorang hakim memerintahkan Mena untuk ditahan tanpa jaminan, WPBF-TV melaporkan

Beberapa anggota keluarga Cruz, yang berada di ruang sidang pada saat itu, menuntut keadilan atas kematian orang yang mereka cintai.

"Dia melakukannya tanpa alasan," sepupu Cruz, Brenda Carvallo mengatakan tentang tersangka, menurut WPBF-TV. (TribunWow.com/Galih Pangestu J)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
FloridaAmerika SerikatHuffintonpost
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved