Breaking News:

Ngeri! Cekik Suami hingga Tewas, Wanita Ini Malah Tidur di Sampingnya sampai 2 Malam

Seorang wanita berusia 32 tahun di Kapashera, sebelah barat daya Delhi India, mencekik suaminya hingga tewas.

Penulis: Galih Pangestu Jati
Editor: Galih Pangestu Jati
iShutterphoto
Ilustrasi 

TRIBUNWOW.COM - Seorang wanita berusia 32 tahun di Kapashera, sebelah barat daya New Delhi India, mencekik suaminya hingga tewas.

Kemudian, setelah suaminya meninggal, ia tidur dalam satu kamar selama dua malam.

Dilansir dari Indiasamvad, wanita itu diketahui bernama Shilpi Adhikari.

Ia melakukan hal tersebut karena ia tidak tahu harus melakukan apa terhadap mayat suaminya tersebut.

Awalnya, Shilpi memberikan minuman beralkohol kepada suaminya hingga mabuk dan tak sadarkan diri

Saat pingsan tersebut, ia pun mencekik sang suami dan tidur di sampingnya selama dua malam.

Kemudian, setelah tidur dua malam di sampingnya, pada Senin (24/7/2017), warga sekitar Shilpi dikejutkan dengan suara Shilpi yang menangis.

Astaga, di Kota Ini, Para Pria Bisa Masturbasi di Pinggir Jalan

Ia meraung dan berteriak-teriak di luar rumahnya.

Seorang warga setempat pun lalu memutuskan untuk melaporkan hal tersebut kepada polisi.

Ia mengatakan kepada penduduk setempat bahwa suaminya menderita serangan jantung dan meninggal dalam tidurnya.

Warga sekitar pun percaya dan tidak mencurigai apapun.

Namun, saat hendak dikremasi, polisi menghentikannya.

Kenal Baik dengan Keluarganya, Pria Ini Tega Perkosa Anak 11 Tahun yang Buta!

Mereka melakukan pemeriksaan terhadap mayat suaminya tersebut bersama seorang dokter.

Hasil pemeriksaan pun mengatakan bahwa suaminya meninggal karena dicekik.

Selain itu, diketahui juga bahwa suaminya telah meninggal selama 72 jam.

Berdasarkan hasil temuan tersebut, Shilpi pun ditahan oleh pihak kepolisian. (TribunWow.com/Galih Pangestu J)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
IndiaNew DelhiIndiasamvad
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved