Breaking News:

Kisah Remaja Jerman yang Jatuh Cinta dengan Tentara ISIS hingga Nekat Kabur Dari Rumah!

Gadis asal Jerman yang berusia 16 tahun ini yang sangat ingin masuk ke Negara Suriah untuk bertemu dengan kekasihnya yang seorang anggota ISIS.

Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Viral 4 Real
Remaja putri asal Jerman yang rela kabur dari rumah demi kekasihnya yang tentara militan ISIS 

TRIBUNWOW.COM - Dia adalah seorang calon pengantin wanita dari salah satu tentara militan ISIS yang ia temui secara online.

Kehidupan di Suriah tentu bukan menjadi pilihan kebanyakan orang karena skala perang yang luar biasa di sana.

Setelah bertahun-tahun perang, negara ini dibiarkan hancur dengan ratusan ribu orang berjuang untuk bertahan hidup.

Melansir dari Viral 4 Real, anak-anak yang tumbuh di sana pun juga mengalami pertumbuhan yang sulit. Makan sup dari daun dan rumput sudah menjadi makanan sehari-hari mereka.

Kepincut Gadis Cantik, Kakek Ini Kena Tipu Rp 1,2 Miliar

Bahkan mereka juga memakan serangga dan segala amcam tanaman agar bisa bertahan hidup.

Namun, berbeda dengan gadis asal Jerman yang berusia 16 tahun ini yang sangat ingin masuk ke Negara Suriah untuk bertemu dengan kekasihnya yang seorang tentara militan ISIS.

Memang bukan hal yang baru lagi jika ISIS kini telah menemukan cara terbaik untuk merekrut bahkan terhubung dengan orang-orang di luar Suriah melalui internet.

Gantengnya Kebangetan! Inilah 5 Anak Seleb yang Tampannya Titisan Kecantikan sang Mama

Linda Wenzel, adalah gadis yang telah diradikalisasi secara online setelah bertemu dengan pria yang akhirnya ia cintai setelah mengobrol dengannya di media sosial.

Bahkan, pria itu meyakinkannya untuk pindah bersamanya di Suriah dan itu membuat Linda semakin jatuh cinta kepada pria tersebut yang ternyata adalah seorang tentara militan ISIS.

Menurut laporan, remaja ini tinggal bersama keluarganya di Pulsnitz, Jerman.

Ibunya, Katharina dan ayah tirinya, Thomas mengklaim bahwa Lina sempat menunjukkan dirinya minat untuk mempelajari agama Islam sebelum dirinya menghilang.

Gara-gara Perilaku Ashanty, Ussy Sulistiawaty Kena Kritik Pedas Netizen

Setelah itu, Linda berpamitan kepada kedua orangtuanya untuk menginap di rumah temannya, namun setelah itu ia tidak pernah kembali lagi ke rumah sejak tahun 2016 hingga sekarang.

Ia ditangkap tentara Irak yang melakukan operasi militer di kawasan Kota Tua Mosul.

Bersamaan dengannya, ditangkap pula empat perempuan Eropa lainnya dan beberapa orang yang dikatakan sebagai pendukung ISIS dari Rusia, Turki, Kanada, Libya, dan Suriah.

Mereka ditemukan di dalam sebuah terowongan dan seorang tentara Irak merekam penemuan mereka. Video tersebut langsung beredar di media sosial sejak akhir pekan.

Miris! Gadis 10 Tahun Diperkosa Pamannya hingga Hamil 30 Minggu

Perhatian tentu saja tertarik ke remaja belia berkulit putih asal Jerman tadi.

Ia dikatakan tidak bahagia di rumahnya dan menjalin kontak dengan para pendukung ISIS di Timur Tengah melalui ruang percakapan dalam online chat room.

Kepada polisi, teman-temannya mengatakan bahwa Linda belajar bahasa Arab, membawa Al Quran ke sekolah dan sering mengenakan pakaian yang menutupi seluruh badan.

Untuk bisa ke Suriah, ia memalsukan surat izin dari orangtua yang membuatnya bisa menarik uang tabungan di bank.

Tak hanya itu, ia juga memalsukan surat identitas yang membuatnya bisa membeli tiket ie Istanbul, Turki, yang sering dipakai pendukung atau simpatisan ISIS untuk bergabung dengan kelompok di Raqqa, Suriah, dan di Mosul, Irak.

Ia mengubah namanya menjadi Mariam dan mengunggah foto-fotonya yang mengenakan kerudung atau jilbab di Facebook.

Salah Sebut Sumber Gempa, Selebtweet Kena Semprot Admin Twittter BPPTKG

"Saya sungguh sangat sedih dan terpukul oleh kenyataan bahwa ia telah dicuci otak dan mau dibujuk untuk meninggalkan Jerman," kata sang ibu kepada para wartawan. (TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
ISISSuriahJermanFacebook
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved