Viral Video Bocah SMP Aniaya Teman Berujung Laporan ke Polisi
Tidak cuma menjambak, mereka bahkan menampar dan memukul temannya. Di rekaman selanjutnya tampak korban dipaksa mencium tangan dan kaki pelaku.
Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
TRIBUNWOW.COM - Minggu (16/7/2017) kemarin, sebuah video yang diunggah akun Instagram @lambe_turah memancing kehebohan.
Hal tersebut lantaran video itu merekam aksi kekerasan beberapa remaja.
Ironisnya, remaja-remaja tersebut tampak masih mengenakan busana seragam SD hingga SMP.
Di awal video tampak seorang remaja perempuan melakukan aksi kekerasan pada temannya yang lain.
Tragis! Anak Usia 8 Tahun Gantung Diri Gara-gara Di-bully di Sekolah
Secara tiba-tiba, ia menjambak rambut korban yang berdiri di hadapannya.
Tak berselang lama, aksi yang sama pun dilakukan remaja lain dalam video tersebut.
Tidak cuma menjambak, mereka bahkan menampar dan memukul temannya tersebut.
Sementara itu, di rekaman selanjutnya tampak korban dipaksa mencium tangan dan kaki pelaku.
Pergoki Seorang Ibu Ambil Layang-Layang, Dua Pemuda Pemiliknya Tunjukkan Sikap Tak Biasa
Pelajar yang lain tampak mengerumuni korban dan pelaku.
Bukannya melerai perselisihan, mereka justru tampak beberapa kali memotret dan merekam aksi tersebut.
Dalam keterangan video dituliskan pengelola akun Instagram @lambe_turah bahwa video tersebut direkam di Thamrin City, Jakarta Pusat.
Berkaitan dengan hal ini, warganet pun langsung ramai berkomentar.
Miris! Beredar Video Bocah SMP Aniaya Teman, dari Jambak Rambut hingga Paksa Cium Kaki
Tindak kekerasan pada pelajar yang dilakukan oleh rekannya tersebut kemudian dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, Kompol Mustakim.
Dikatakannya, tindakan tersebut bertujuan untuk melakukan perundungan alias bullying pada korban.
"Itu benar ada kejadian bullying kepada seorang remaja perempuan pada hari Jumat 14 Juli 2017 jam 13.30 di lantai 3A di Thamrin City," ujar Mustakim di Mapolsek Metro Tanah Abang, Senin (17/7/2017), sebagaimana dikutip dari Warta Kota.
Akhirnya, Gaston Castano Tepati Janji kepada Keluarga Jupe
Mustakim pun menjelaskan kronologi kejadian ini bermula saat korban dan pelaku terlibat adu mulut.
Hal tersebut terjadi sehari sebelum peristiwa perundungan.
Sementara sesaat sebelum peristiwa tersebut, korban dihadang dan dibawa ke Thamrin City oleh sekelompok temannya.
Hari Pertama Masuk Sekolah, Dian Sastro Sampai Rela Lakukan Ini Demi Anaknya
"Awal mulanya antara korban cekcok mulut sama salah satu terduga pelaku yang cewek. Di hari berikutnya korban dihadang di dekat sekolah dan disuruh datang ke Thamrin City, lalu di sana sudah ada teman-teman pelaku yang nunggu, lalu dilakukan perbuatan dengan kekerasan seperti itu, ada laki-laki dan perempuan yang melakukannya," ungkapnya.
Sementara itu, dijelaskan Mustakim, berkaitan dengan kasus ini, orangtua korban sudah mengajukan laporan ke aparat berwajib.
Tak cuma itu, pihak keluarga juga berencana melakukan visum terhadap tubuh korban. (Tribunwow.com/Dhika Intan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pelajar-smp-aniaya-teman_20170717_160506.jpg)