Para Staf Rumah Sakit Ini Kena Denda Parkir Milyaran Rupiah, Seorang Perawat Sampai Jual Rumah
Membayar parkir memang menjadi hal biasa bagi para pemilik kendaraan. Tapi bagaimana jika denda parkir itu melambung hingga milyaran rupiah?
Penulis: Astini Mega Sari
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
TRIBUNWOW.COM - Membayar parkir memang menjadi suatu hal biasa bagi para pemilik kendaraan.
Dapat denda parkir pun juga sudah biasa.
Tapi bagaimana jika denda parkir itu melambung hingga milyaran rupiah?
Hal itu ternyata terjadi pada beberapa staf di Rumah Sakit Universitas Wales di Cardiff, Wales.
Sujiatmi Notomiharjo, Ibunda Presiden Jokowi Dirawat di Rumah Sakit
Melansir dari Mirror.co.uk para staf di rumah sakit tersebut harus berhadapan dengan perusahaan parkir swasta Indigo di pengadilan terkait denda parkir.
Dalam putusan pengadilan tersebut, para dokter dan perawat di rumah sakit itu harus membayar denda parkir dengan total 12,8 juta pounsterling atau sekitar Rp 222 milyar untuk 100 ribu tiket denda yang diberikan pada mereka.
Setiap tiket denda parkir harus dibayar sebesar 128 poundsterling atau sekitar Rp 2 juta rupiah.
Tiga Pesan dari Pringsewu untuk NKRI
Banyaknya denda yang harus dibayar oleh setiap staf rumah sakit tersebut tergantung berapa tiket denda yang mereka terima.
Seorang perawat di rumah sakit tersebut mengaku memiliki hutang denda parkir sebesar 150 ribu poundsterling atau sekitar Rp 2 milyar.
Ada juga perawat yang terpaksa harus menjual rumahnya untuk membayar denda parkir.
Kejadian buruk itu disebabkan karena pihak rumah sakit tak memiliki cukup lahan parkir untuk staf mereka.
Para staf akhirnya harus parkir di parkir khusus pengunjung yang dikelola oleh pihak swasta.

Salah satu perawat mengatakan hal ini tidak akan terjadi jika pihak rumah sakit menyediakan lahan parkir yang mencukupi untuk para stafnya.
Pihak perusahaan parkir swasta Indigo mengklaim bahwa tarif denda parkir itu sudah menjadi persetujuan dengan pihak rumah sakit.
Denda parkir juga akan didiskon ketika dibayar dalam waktu 2 minggu.
Tapi pihak parkir swasta mengatakan bahwa banyak staf yang tak mempedulikan peringatan tersebut hingga akhirnya jumlah denda parkir menumpuk. (TribunWow.com/Astini Mega Sari)