Breaking News:

Beredar Surat Atas Nama Presiden Minta Dukungan ke Sejumlah BUMN, Ini Fakta Sesungguhnya!

Sebuah surat berbahasa Inggris atas nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) beredar di media sosial serta dikirim ke berbagai instansi.

Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Tribunnews.com/Nicolas Manafe
Surat palsu 

TRIBUNWOW.COM - Sebuah surat berbahasa Inggris atas nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) beredar di media sosial serta dikirim ke berbagai instansi.

Namun, surat tersebut dikatakan palsu oleh Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Johan Budi SP.

"Presiden maupun pihak Istana tidak pernah mengeluarkan surat atau yang sejenis seperti itu. Surat tersebut dipastikan adalah hoaks," kata Johan dalam keterangan pers yang diterima Selasa (11/7/2017) malam.

Melansir dari Tribunnews.com, surat yang mencatut nama Presiden Jokowi itu diketahui dikirim dalam Bahasa Inggris lengkap dengan kop Kantor Kepresidenan Indonesia.

Mesranya Selamat dan Nenek Rohaya Bulan Madu di Hotel hingga Fakta di Balik Film Dewasa!

Surat tersebut juga berisikan pernyataan meminta dukungan untuk Pemilu 2019 kepada para BUMN penerima.

Terpantau pada bagian akhir surat, penulis mengklaim alamat jokowiriana@gmail.com sebagai alamat suret pribadi Presiden Jokowi.

Penulis bahkan juga mencantumkan nomor ponsel +62 8581 3501 734 sebagai nomor WhatsApp pribadi Presiden Jokowi.

Jadi Buronan Polisi, Akhirnya Pelaku Pembacokan Hermansyah Ditangkap

Untuk menindaklanjutinya, pihak Istana akan mengambil langkah hukum yang diperlukan terhadap pemilik akun surat elektronik maupun pembuat surat tersebut.

"Presiden mengimbau kepada semua pihak atau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai surat atau sejenisnya yang mengatasnamakan Presiden maupun Istana Presiden," demikian Johan.

Melansir kembali dari Tribunnews.com, Johan Budi pun juga mengungapkan bahwa Presiden Jokowi tidak memiliki akun email, baik yang resmi maupin pribadi bernama jokowiriana@gmail.com.

"Sedang ditelusuri, pihak Istana akan berkomunikasi dengan Polri terkait hal ini," tutur Johan. (TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Presiden JokowiJohan BudiKepresidenan IndonesiaWhatsApp
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved