Breaking News:

Kembali Terjadi! Kecelakaan Maut Tewaskan Santri Gontor VI Magelang

Kali ini tiga santri Gontor VI Sawangan Magelang menjadi korban tewas kecelakaan di jalur Provinsi Kabupaten Nganjuk.

Tayang:
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
Tribun Jatim
Petugas melakukan evakuasi pengemudi santri Gontor VI Magelang - Surya/Mohammad Romadoni 

TRIBUNWOW.COM - Kecelakaan maut yang memakan korban tewas kembali terjadi.

Kali ini tiga santri Gontor VI Sawangan Magelang menjadi korban tewas kecelakaan di jalur Provinsi Kabupaten Nganjuk, Jumat (7/7/2017).

Melansir dari Tribun Jatim, rombongan dari Gontor VI itu berencana untuk melakukan silaturahmi ke Gontor Kendiri sembari menghadiri pesta pernikahan rekannya di Pare Kabupaten Kediri.

Wajah Memar, Kaki dan Tangan Pakai Bidai, Begini Kabar Bocah yang Terlindas Mobil di SPBU

Penumpang dalam mobil tersebut, Fikri Abdullah (20), Andi Antrian Fitiriawan (20) seorang warga Bulukumba Makassar, Hidayatus Sholikin (20) seorang warga Karawang, Fazhullah Ihza (20) asal Ponorogo, dan Ali Akbar (20) asal Bandung dan Iqbal (19).

Kecelakaan tersebut bermula saat Xenia bernomor polisi AA 9208 TB yang dikemudikan Fikri Abdullah bersama santri-santri lainnya melaju melewati jalan Raya Dusun Jali Desa Sukomoro, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk dari arah Barat ke Timur.

Pemudi asal Kota Jember itu memacu mobil dengan kecepatan tinggi mendahului kendaraan lain di depannya saat marka jalan lurus.

Lewat Pengacara, Penampar Petugas Bandara Minta Maaf, Begini Katanya. . .

Tiba-tiba dari arah berlawanan muncul truk tronton bernomor polisi S 8594 UU yang bermuatan pasir dikemudikan oleh Kernoto (49) seorang warga Jalan Tambang Desa Karang Rejo, Kecamatan Jati Rejo, Kabupaten Mojokerto.

Kedua kendaraan tersebut lantas adu banteng.

Akibatnya, mobil Xebia langsung hancur tak berbentuk.

"Diduga jarak antara kedua kendaraan terlalu dekat tabrakan tak terhindarkan," ujar Kanit Laka Iptu Roni Andreas.

Dikatakannya, polisi sempat kesulitan mengevakuasi tubuh Fikri yang tergencet bodi mobil Xenia.

"Pengemudi meninggal sebelum mendapat pertolongan medis," ungkapnya.

Menurut dia, akibat kejadian ini dua penumpang lainnya Andi Antrian Fitiriawan duduk di belakang sopir dan Hidayatus Sholihin (20) di belakang kiri sopir tewas dalam perjalanan saat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk.

"Diketahui pengemudi mobil Xenia tak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM)," imbuhnya.

Kembali melansir dari Tribun Jatim, Harianto pengasuh pondok pesantren Gontor Putra Kediri menjelaskan peristiwa kecelakaan maut ini yang menimpa santri-santrinya.

Menurut Harianto, tiga jenazah tersebut sudah dibawa pulang ke kampung halamannya masing-masing.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah Hidayatus Sholihin (20) telah dibawa ke kampung halamannya di Karawang pada pukul 19.30 WIB.

Sementara, jenazah Fikri Abdullah (20) asal Jember juga sudah diambil pihak keluarga.

Untuk jenazah Andi Antrian Fitriawan dalam perjalanan menuju ke Bandara Juanda untuk diterbangkan ke daerahnya di Bulukumba, Makassar.

"Malam ini juga sudah dibawa ke Juanda. Pihak keluarga di Makasar juga sudah siap untuk menjemput," ungkapnya.

Kerabat korban Andi Antrian Fitriawan bernama Eni mengatakan mengenal korban sebagai sosok pemuda yang baik dan santun.

Ia tak menyangka keponakannya itu meninggal dunia dengan cara yang tidak lazim.

"Keluarga di Makasar sudah berada di bandara menunggu kedatangan jenazah," jelasnya. (TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
MagelangMakassarTribunWow.com
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved