Breaking News:

Kronologi Kecelakaan Tragis Bocah Kelas 2 SD Tewas Ditabrak Lari Mobil Tambang!

Diketahui korban bernama Rizal itu sedang bersepeda menuju tempat penjual nasi goreng yang letaknya berada sekitar 300 meter dari rumah korban.

Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Tinwarotul Fatonah
Tribun Kaltim
Foto korban semasa hidup, Muhammad Rizal Kurniawan (8). 

TRIBUNWOW.COM - Kecelakaan lalu lintas tragis yang mengakibatkan korban jiwa kembali terjadi,

Bocah kelas 2 SD yang berumur 8 tahun kini yang menjadi korbannya.

Melansir dari Tribun Kaltim, kejadian mengenaskan tersebut terjadi di Jalan Bantuas Tengah, RT 2, Bantuas, Samarinda, Kalimantan Timur pada Rabu (5/7/2017) sekitar pukul 22.00 WITA.

Diketahui korban bernama Muhammad Rizal Kurniawan itu sedang bersepeda menuju tempat penjual nasi goreng yang letaknya berada sekitar 300 meter dari rumah korban.

Fakta Kecelakaan Bus Vs Truk di Pemalang, No 2 Soal Kondisi Tubuh Korban yang Bergelimpangan

Saat bersepeda, korban mengendarainya berlawanan arah dengan jalur yang sebenarnya.

Namun, berdasarkan informasi yang ada, korban bersepeda hanya di pinggir jalan saja.

Tiba-tiba dari arah depan korban, melintaslah mobil berwarna putih yang diduga sebuah mobil operasional perusahaan tambang batu bara.

Kemudian, mobil itu langsung menabrak si bocah hingga terlempar sejauh sekitar 4 meter.

Sang bocah seketika tewas tepat di depan Mushola Al Iklhas.

Sementara, mobil tersebut terus melaju hingga ke arah Sanga Sanga, Kutai Kartanegara.

"Dia mau beli nasi goreng malam itu, saya sudah suruh dia untuk tidak bersepeda, namun diam-diam dia pakai sepeda," ucap ibu korban, Gimah (46), Kamis (6/7/2017).

Sekitar 20 warga yang geram dengan aksi sopir mobil tersebut pun bersama keluarga langsung mencari keberadaan mobil itu ke sejumlah perusahaan tambang batu bara di kawasan Bantuas hingga Sanga Sanga.

"Pamannya dan keluarga lainnya langsung kejar mobil itu, dan datang ke lokasi tambang, tapi sampai subuh pencarian belum ketemu. Kita hanya mengharapkan pelakunya didapat, atau kalau dia punya hati nurani, serahkan diri saja ke polisi," harap Gimah.

Yang menyedihkan, sebelum pergi untuk membeli nasi goreng. Rizal sempat mencium tangan ibunya.

Angka Kecelakaan selama Mudik di Jatim Meningkat, Inilah Data Statistiknya!

Melansir dari Tribun Kaltim, malam itu, Gimah (46) sang ibu, tidak menaruh curiga dengan perilaku anaknya yang tiba-tiba suka bercanda dan banyak meminta padanya.

Gimah juga menjelaskan bahwa tingkah dan perilaku anaknya banyak berubah. Mulai dari yang biasanya jarang meminta, kali ini lebih suka meminta.

Misalnya seperti memita dibelikan tas untuk sekolah, padahal sang tante sudah membelikannya tas.

"Selain minta belikan tas, dia juga minta dibakarkan ikan bandeng, dan semua permintaannya itu sudah dituruti," ucap Gimah, ibu korban, Kamis (6/7/2017).

Bahkan, sebelum kejadian kecelakaan itu, nasi goreng dan mi goreng juga sudah tersedia karena sebelumnya sudah dibelikan oleh kakaknya.

Namun, korban tidak mau makan jika bukan dirinya sendiri yang membeli nasi gorengnya.

Fakta Kecelakaan Bus Rosalia di Purbalingga: Masuk Jurang hingga Penumpang Terjepit di Roda!

Gimah sempat melarangnya, namun ia akhirnya luluh. Setelah anak ketujuh dari delapan bersaudara itu mengatakan bahwa dirinya tidak lagi sayang sama dia.

"Dia bilang sama saya, kalau tidak dikasih uang, tanda saya tidak sayang sama dia. Akhirnya saya kasih Rp 12 ribu untuk beli nasi goreng," ucapnya.

Tak lama setelah itu, dirinya mendapatkan kabar, jika anaknya telah tewas ditabrak, yang lokasinya tidak jauh dari rumah korban.

"Memang banyak berubah sebelum kejadian, termasuk tidak sabar untuk sekolah. Tapi saya tidak curiga dan ada firasat kalau itu permintaan terakhirnya, bahkan sebelum jalan beli nasi goreng itu, dia sempat cium tangan saya," ungkapnya.(TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
SamarindaKalimantan UtaraKecelakaan
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved