Heboh Kali Grogol Berbusa dan Berbau Anyir, Ternyata Ini Penyebabnya!
"Busa kayak gitu sering banget muncul. Baunya ya seperti ini, ganggu banget," ujar petugas yang enggan disebutkan namanya itu.
Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Bau tak sedap dan busa mendadak muncul di permukaan Kali Grogol, Jakarta Barat, Senin (5/6/2017) malam.
"Ih, bau banget deh, apaan sih ini?" ucap seorang wanita kepada rekannya saat turun dari bus Transjakarta jurusan Pinang Ranti-Pluit di halte bus Transjakarta Grogol 1 yang terletak di atas Kali Grogol, Senin.
• KPK Lakukan OTT di Surabaya, 5 Pejabat Diboyong ke Jakarta, Simak Fakta Lengkapnya!
Pantauan Kompas.com, busa berwarna putih cukup tebal mulai memenuhi permukaan kali yang terletak di dekat Universitas Trisakti dan Mal Citra Land tersebut.
Busa tersebut mengalir dari dua pipa besar yang terletak di dekat pintu air Grogol.
• Bakal Diperiksa Polisi, Wanita Bugil di Jalan Bebas Hukuman Dalam Kondisi Ini!
Rupanya, kejadian tersebut bukanlah kali pertama.
Dikatakan Seorang petugas kebersihan halte Transjakarta Grogol 1, sebagaimana dikutip dari Kompas.com, busa dan bau tak sedap memang sering kali timbul di area kali itu.
• Ahok Kirim Surat Untuk Remaja 12 Tahun dari Balik Jeruji Penjara, Isinya Mengharukan!
"Busa kayak gitu sering banget muncul. Baunya ya seperti ini, ganggu banget," ujar petugas yang enggan disebutkan namanya itu.
Lebih lanjut, dijelaskan petugas kebersihan tersebut, busa dan bau tak sedap rupanya datang tak menentu.
"Kadang siang, kadang malem munculnya. Ga tentu sih," lanjut dia.
Ia kemudian menduga hal itu berasal dari limbah pabrik.
• Jurnalis Prancis Menyamar di ISIS Tak Temukan Islam hingga Grafolog Ungkap Rahasia Tersembunyi Ahok
"Mungkin limbah pabrik, soalnya kalau air yang terkocok (buih air) kan gak mungkin bau seperti ini," ujar dia.
Sementara itu, pantauan Kompas.com,pada Selasa (6/6/2017) pagi sudah tak tampak ada buih di permukaan Kali Grogol.
Bau tak sedap juga tak lagi tercium.
• Waduh! Adik Ayu Ting Ting Bertatto? Lihat Tangannya Ini!
Sementara dua saluran air yang sebelumnya terbuka, Selasa pagi sudah tampak tertutup.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan menyampaikan pihaknya akan segera melakukan pengecekan.
• Mengagumkan! Begini Cara Raisa Rayakan Hari Kelahirannya
"Akan saya cek ke lokasi pagi ini," ujar Teguh, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/6/2017).
Ia menduga busa tersebut lantaran adanya limbah warga dan home industri di lingkungan Kali Grogol.
• Keseruan Klub Pemenang Liga-liga Eropa hingga John Terry Ungkap Ngerinya Pelatihan Era Mourinho!
"Yang umum itu adalah limbah warga atau ada home industri yang membuang limbahnya ke kali," ucap Teguh.
Tak berselang lama, titik terang akhirnya terbuka, Staf Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Karyono menyatakan buih yang ada di permukaan Kali Grogol itu disebabkan oleh kolam penampungan air yang ada di sekitarnya.
"Jadi, busa itu semua bersumber dari kolam olakan (penampungan air) ini," ujar Karyono, saat ditemui Kompas.com ketika meninjau pengoperasian pompa Kali Grogol, Selasa (6/6/2017).
Lebih lanjut, seperti dijelaskan Karyono, kolam olakan itu menjadi tempat pembuangan dan muara dari limbah warga Jakarta Barat.
• Penyanyi Sekaligus Pengusaha Lipstik Ini Sebut Nagita Slavina Lagi Isi, Benarkah Hamil?
"Jadi air bekas cuci, mandi, bahkan limbah tekstil kemungkinan bercampur jadi satu di sini," ucap dia.
Dilanjutkan Karyono, pembukaan pipa yang menjadi sumber timbulnya buih dan bau tersebut lantaran ketinggian air limbah sudah berada di ambang batas.
• Ayu Ting Ting Sudah Sembuh, Tapi Netizen Temukan Kejanggalan pada Raut Wajahnya
Sehingga, air limbah dialirkan lewat pipa-pipa itu.
"Nah, soal bau yang ditimbulkan itu berasal dari limbah apa saja yang tercampur di sini," kata Karyono.
Menurut Karyono, pembukaan pipa saluran pembuangan limbah tak bersifat tetap.
Hal ini bergantung pada intensitas air.
• So Sweet Abis! Chicco Jerikho Beri Bunga Untuk Penyanyi Cantik Ini, Mereka Pacaran?
"Itulah sebabnya tadi malam pipa yang mengeluarkan air berbusa cuma dua saja. Jadi tidak selalu semua pintu pipa kami buka," ungkap Karyono.
"Busa itu tidak akan bertahan lama menutupi permukaan, pagi ini sudah hilang kan," ujar dia. (Tribunwow.com/Dhika Intan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/kali-grogol_20170606_104629.jpg)