Bukan Ronaldo atau Buffon, Pemain Ini Yang Akan Mencuri Perhatian dalam laga Final Liga Champions
Alessio Tacchinardi meyakini jika pemain Juventus ini akan menjadi penentu kemenangan dalam pertandingan puncak Final Liga Champions 2017.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Galih Pangestu Jati
TRIBUNWOW.COM - Mantan gelandang timnas Italia, Alessio Tacchinardi, meyakini jika pemain Juventus ini akan menjadi penentu kemenangan dalam pertandingan puncak Final Liga Champions 2017.
Pemain yang dimaksud oleh Alessio Tacchinardi ini adalah Gozalo Higuain.
"Apakah salah satu dari Gianluigi Buffon atau Cristiano Ronaldo akan menjadi penentu di Cardiff? Tidak, saya bertaruh untuk Higuain," kata Tacchinardi dikutip Kompas.com dari Football Espana.
Diketahui sebelumnya jika Higuain telah menyabet gelar sebagai pemain tersubur Juventus musim ini melalui torehan 32 gol.
• Antonio Conte Ungkap Pemain Bintang Ini Selalu Bekerja Lebih Keras dari yang Lainnya!
32 gol tersebut berasal dari 24 gol di Liga Italia, 3 di Coppa Italia, dan 5 di Liga Champions.
Ketajaman Higuain akan tampak pada malam final tersebut, menurut Alessio Tacchinardi.
"Dia menggapai final dengan performa terbaik. Malam final akan menjadi miliknya," ucap pemilik enam gelar Liga Italia bareng Juventus itu.
Sosok Zinedine Zidane pun merupakan orang yang tak asing bagi Tacchinardi.
Pasalnya, Tacchinardi dan Zidane pernah bermain bersama sebagai pemain lini tengah Juventus pada tahun 1996–2001.
"Apakah saya berharap Zidane menjadi juara sebagai pelatih? Sejujurnya, tidak," ujar Tacchinardi.
Untuk dikatahui, saat masih membela Juventus, Tacchinardi pernah menelan kekalahan di Final Liga Champions saat kontra Real Madrid.
Pasukan Madrid berhasil menekuk lutut Juventus dengan skor 1-0 pada final Liga Champions 1998.
Tekad CR7
Pemain bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo ingin mematahkan 'kutukan' Liga Champions.
Semenjak Piala Champions berganti format menjadi Liga Champions pada tahun 1992, belum pernah ada klub yang menjadi kampiun selama dua kali berturut-turut.
Kutukan ini lah yang akan menghantui skuad Madrid dalam laga puncak yang akan diselenggarakan di Cardiff pada 3 Juni 2017 mendatang.
Namun, Ronaldo mengaku tak gentar pada kutukan tersebut.
• Final Liga Champions! Tim Tersubur Gol Melawan Tim Pertahanan Terkokoh
Ia ingin membawa Madrid sebagai tim pertama yang mampu mempertahankan gelar juara di Liga Champions dan membuat sejarah.
"Setiap pemain di Madrid ingin membuat sejarah. Adalah sebuah kehormatan untuk menjadi tim pertama yang menjuarai dua edisi Liga Champions berturut-turut," ucap Ronaldo dikutip Kompas.com dari laman resmi UEFA.
Ronaldo pun menyadari jika tugas tersebut tidaklah mudah, apalagi Madrid akan melawan Juve yang dikenal memiliki pertahanan yang solid.
Juve hanya kebobolan tiga gol selama mengikuti kompetisi paling elite anta klub Eropa ini.
"Kami tahu pertandingan akan sangat sulit. Akan tetapi, kami adalah Madrid. Kami sadar memiliki peluang untuk menang," ujar Ronado.
Pemain bernomor punggung tujuh ini sebelumnya juga pernah merasakan atmosfer yang sama ketika dirinya bersama Manchester United (MU).
• Paling Nendang! Jersey Baru Barcelona hingga Pekerjaan Pemain Manchester City sebelum Jadi Bintang
Saat itu MU yang berstatus sebagai juara bertahan harus bertanding melawan Barcelona di Final Liga Champions tahun 2008-2009.
Saat itu skuad Setan Merah harus takluk ditangan Barcelona.
Peristiwa serupa juga dialami Ronaldo ketika tahun 2013-2014.
Saat itu, langkah Ronaldo yang memperkuat Real Madrid selaku juara bertahan harus terhalang oleh Juventus di Semi Final Liga Champions. (TribunWow.com/Fachri Sakti Nugroho)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/gonzalo-higuain_20170531_082903.jpg)