Beredar Meme Tuliskan Pesan 'Jangan Sebarkan Foto', Nomor 3 Menohok Banget!
Tersebarnya foto maupun video dari tragedi ledakan di Kampung Melayu, Rabu (24/5/2017) malam mendapatkan peringatan tegas dari berbagai pihak.
Penulis: Tinwarotul Fatonah
Editor: Tinwarotul Fatonah
TRIBUNWOW.COM - Tersebarnya foto maupun video dari tragedi ledakan di Kampung Melayu, Rabu (24/5/2017) malam mendapatkan peringatan tegas dari berbagai pihak.
Foto dan video yang memperlihatkan potongan-potongan tubuh korban ledakan, seketika tersebar di beberapa group chat media sosial.
Merilis siaran pers Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), pihaknya meminta masyarakat menghentikan penyebarluasan gambar atau video korban ledakan karena berpotensi menimbulkan kengerian.
Masyarakat sudah seharusnya memahami penyebarluasan konten kengerian sebagai akibat dari sebuah peristiwa terorisme justru merupakan teror yang sebenarnya.
Bom Kampung Melayu Diduga Berhubungan dengan Serangan Teroris di Manchester-Filiphina, Ini Faktanya!
Melalui akun Twitter BNPT terverifikasi @BNPTRI, pihaknya menghimbau untuk tidak membuat teror baru dengan tidak menyebarkan konten mengerikan dari ledakan di Kampung Melayu.
"Masyarakan diimbau tdk membuat teror baru dengan tidak menyebarkan konten mengerikan dari ledakan di Kampung Melayu."
Ternyata himbauan tersebut tidak hanya dilakukan BNPT, terpantau TribunWow.com, melalui akun resmi Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), juga mengingatkan hal serupa.
Mereka mengunggah tiga meme terkait larangan menyebarluaskan foto maupun video korban.
Panglima TNI Sebut Upaya Makar Hoax, Polri: Sudah Memenuhi Prosedur dan Ada Bukti
"Pesan ini tegas dan jelas, kita lawan teror bersama. Dengan alasan apapun teror adl awal dari duka #KamiTakTakut cc @kemkominfo @BNPTRI," tulis akun @bakohumas.
"Ayo teman2, kita tetap kritis. Sekali lagi jangan buat keluarga korban smakin dirundung pilu. Kita lawan teror, #KamiTidakTakut @kemkominfo."
Ingat pesan BNPT Cerdas bermedia, bijak memilih informasi. Jangan asal klik berita yang didapat. (TribunWow.com/Tinwarotul Fatonah)