Ibas Yudhoyono Angkat Bicara Soal Kesejahteraan Rakyat
Ibas Yudhoyono, menegaskan jika rakyat sejahtera jika kebutuhan pokoknya terpenuhi.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Tinwarotul Fatonah
TRIBUNWOW.COM - Putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan jika rakyat sejahtera jika kebutuhan pokoknya terpenuhi.
Kebutuhan pokok yang dimaksud oleh anggota Komisi X DPR RI ini adalah kebutuhan akan pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, rasa aman, dan lingkungan yang baik.
“Itulah sebabnya, sebagai wakil rakyat yang diberikan amanah, saya terus mendorong pemerintah baik di pusat maupun di daerahuntuk tidak pernahberhenti berikhtiar meningkatkan kesejahteraan rakyat lewat pembangunan di berbagai sektor,” tandas Ibas, sapaan akrabnya, dalam keterangan pers, Senin (15/05/2017), dikutip dari Tribunnews.com.
Ibas menyampaikan hal ini saat meninjau program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di Desa Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (14/05/2017).
Tak Maju di Pilkada Jatim, Ada Tugas Besar untuk Agus Yudhoyono, Maju Capres 2019?
Dalam kesempatan tersebut, Ibas yang melihat terealisasinya pembangunan jalan desa, merasa turut bahagia.
“Karena sarana ini adalah bersama, maka seluruh anggota masyarakat untuk turut mengawasi, menjaga, melestarikan sekaligus mengembangkan bersama fasilitas-fasilitas lainnya agar bisa bermanfaat untuk kebersamaan kita semua,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini.
Menurutnya, ada banyak manfaat yang akan diperoleh dari pembangunan infrastruktur ini.
Seperti lancarnya mobilitas masyarakat di desa-desa yang secara otomatis juga membuat usaha dan pendapatan masyarakat meningkat.
“Mari kita doakan bersama, agar pemerintah kita senantiasa amanah dan mau terus bekerja keras untuk membangun desa secara merata. Kita tahu, sejak pemerintahan pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), infrastruktur menjadi prioritas bersama untuk dipercepat agar akses antar wilayah semakin dipermudah, akses distribusi kebutuhan pokok masyarakat dipermudah sehingga mampu menekan biaya agar barang-barang kebutuhan pokok tidak mahal dan terjangkau,” tandas Ibas.
Ibas juga menyampaikan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 101,496 triliun pada 2017.
Sedangkan anggaran sebesar Rp 41,393 triliun (40,776 persen) diperoleh Ditjen Bina Marga di bidang konektivitas jalan.
Ia menambahkan prioritas pembangunan jalan baru sepanjang 828 km, pembangunan jembatan 11.855 meter, pembangunan jalan tol 138 km, peningkatan jalan sepanjang 807 km dan peningkatan jembatan sepanjang 566 km.
“Ada kabar baik, pembangunan jalur lintas selatan direncanakan akan rampung pada 2019. telah ada kejelasan dari IDB (Islamic Development Bank) akan mengelontorkan anggaran sebesar Rp.1,7 triliun untuk pembangunan jalur lintas selatan," ungkapnya.
Pembangunan jalur lintas selatan kini masih membutuhkan anggaran dari APBN sebesar Rp 2 triliun untuk menuntaskan pembangun.
Pesisir selatan kabupaten pacitan hingga kabupaten banyuwangi telah dibangun sejauh 673,872 kilometer.
Dari total jalan yang akan di bangun, sepanjang 334,490 kilometer jalan sudah teraspal dan 33,225 kilometer selesai dilakukan pengecoran atau rig id, dengan 77 unit jembatan dengan total panjang 4,346 kilometer juga telah di bangun.
Apa Tugas Besar dari SBY untuk Agus Yudhoyono hingga AHY Batal Maju Pilkada Jatim?
Ibas kawal program Alat Sistim Pertanian (Alsitan)
Saat berkunjung ke Desa Ngepeh, Kecamatan Tuguh, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (14/5/2017), Ibas juga menyampaikan jika dirinya terus mengawal program Alat Sistim Pertanian (Alsitan) untuk para petani.
Hal ini dilakukannya untuk meningkatkan hasil pertanian menggunakan mesin-mesin pertanian modern.
“Dengan terus dikembangkannya program mekanisasi pertanian ini, maka tenaga manusia dan hewan bukan menjadi tenaga utama,” kata Ibas
”Sebagai anggota DPR RI yang mewakili daerah pemilihan Jawa Timur, yang salah satunya Kabupaten Trenggalek, secara periodik terus mengawal program Alsitan ini,” tandas Ibas.
Ia akan terus mengawal program alsintan, seperti yang sudah dilakukannya tahun lalu.
“Saya akan terus mengawal program Alsitan di Kabupaten Trenggalek secara berkelanjutan dengan harapan, dapat membantu para petani semakin produktif dalam usaha pertaniannya,” papar Ibas.
Melalui penyerahan sarana dan prasarana pertanian ini diharapkan adanya percepatan kegiatan optimasi lahan melalui bidang pertanian dan mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera. (TribunWow.com/Fachri Sakti Nugroho)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ibas-yudhoyono_20170516_065915.jpg)