Sidang Ahok
Tanpa Kehadiran Ahok, Lagu Nasional Digaungkan di Balai Kota Jakarta hingga Tangisan Djarot Pecah
"Pilkada atau pengadilan kalau saya dibilang sedih ya sedih, tapi bukan soal itu, soal NKRI," ujar Addie MS, penyelenggara paduan suara balai kota.
Penulis: Maya Nirmala Tyas Lalita
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
TRIBUNWOW.COM - Suasana haru masih sangat terasa bagi seluruh pendukung Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Setelah vonis 2 tahun penjara dijatuhkan, mantan Bupati Bangka Belitung itu langsung dibawa ke Rutan Cipinang untuk menjalani masa tahanannya.
Mengejutkan! Sandiaga Uno Mengaku Nonton Paduan Suara Pendukung Ahok di Balai Kota
Tak sedikit pendukung Ahok yang menangis hingga pingsan ketika putusan dibacakan oleh Hakim di Auditorium Kementerian Pertanian, Kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (9/5/2017) kemarin.
Para pendukung pun rela menunggu di depan Rutan Cipinang hingga malam.
Penuh Haru hingga Bikin Merinding! Video Paduan Suara di Balai Kota Suarakan Keadilan untuk Ahok
Kesedihan dan kekecewaan ini sejatinya juga dirasakan oleh beberapa artis yang mendukung Ahok.
Addie MS misalnya.
Musisi pendiri Twilite Orchestra ini menunjukkan empatinya lewat sebuah aksi musik di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (10/5/2017), pukul 07.00 WIB.
Bersama dengan iringan CD Simfoni Negeriku, Addie secara spontan menggelar paduan suara di halaman balai kota.
Kegiatan yang juga dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat ini bukan bentuk pemberontakan terhadap hukum yang telah memenjarakan Ahok.
Justru sebaliknya, Addie berharap, melalui lagu-lagu nasional yang digaungkan, Pancasila dapat terus dipertahankan.
Suami Memes ini mengaku, kegiatan tersebut tak ada hubungannya dengan Pilkada DKI Jakarta ataupun hasil persidangan Ahok.
"Mengingatkan pentingnya mempertahankan Pancasila, jangan diubah ke sana kemari. Ya itu (paduan suara) fokusnya lebih ke NKRI, bukan pilkada atau pengadilan. Pilkada atau pengadilan kalau saya dibilang sedih ya sedih, tapi besok bukan soal itu, soal NKRI," ujar Addie di Balai Kota, Selasa (9/5/2017).
Addie mengatakan, mereka datang ke balai kota untuk mendukung keutuhan Bhinneka Tunggal Ika.
"Kami berkumpul di sini sama-sama ingin mendukung kebenaran. Dan yang paling penting kami semua ingin mempertahankan NKRI dan Pancasila," kata Addie, sebagaimana dikutip dari KOMPAS.com.
Ayah Kevin Aprilio ini bercerita, mulanya acara paduan suara yang digagasnya itu akan diadakan pada pekan lalu.
Namun, Ahok memiliki acara sehingga paduan suara tidak bisa digelar.
"Sayang tidak ada Pak Ahok di sini. Tadinya saya membayangkan Pak Ahok akan bangga di sini," ujar Addie.
Simak video selengkapnya!
Tangisan Djarot
Sebelum aksi dimulai, situasi haru mendadak menyeruak ketika Djarot menyampaikan pesan Ahok untuk para pendukungnya.
"Tadi malam saya bertemu dengan Pak Ahok. Beliau berpesan kepada saya yang harus saya sampaikan kepada kalian semua bahwa kita menghormati, kita menghargai, apapun yang jadi keputusan majelis hakim," ujar Djarot dengan mata berkaca-kaca.
Pria yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Blitar itu ikut menyanyi dalam paduan suara yang dihadiri oleh ribuan orang tersebut.
Ia berdiri di samping Addie MS yang memimpin 'paduan suara Balaikota'
Air matanya pun tak terbendung saat menyanyikan lagu 'Indonesia Raya', 'Rayuan Pulau Kelapa', dan 'Mars Pancasila'.
Djarot mengaku, aksi tersebut membuatnya semakin mencintai Indonesia
"Mudah-mudahan rasa nasionalisme yang teman-teman gaungkan itu bisa menjadi hal yang memperkuat, mempertebal nasionalisme bagi warga Jakarta dan rakyat Indonesia," ungkapnya.
Adapun, ini merupakan hari pertama Djarot menjadi Plt Gubernur DKI Jakarta.
Sambil sesekali mengelap air matanya menggunakan tissu, Djarot kembali berpesan kepada warga untuk tidak berbuat hal anarkis, apalagi merugikan orang lain. (TribunWow.com/Maya Nirmala Tyas Lalita)