Ketika 'Ahok Marah-marah' Bukan Lagi 'Petaka', Malah Jadi Ikon dan Daya Tarik
Teriakan seorang ibu mengajak keluarganya berfoto ini terdengar menggelitik.
Penulis: Tinwarotul Fatonah
Editor: Tinwarotul Fatonah
TRIBUNWOW.COM - Teriakan seorang ibu mengajak keluarganya berfoto ini terdengar menggelitik.
"Ayo sini, foto di ruang rapat tempat Ahok marah-marah," katanya.
Ibu tersebut mengajak foto di ruang rapat Balai Kota DKI Jakarta, tempat pemimpin dan jajarannya berunding.
Di tempat ini pulalah, Ahok sering kedapatan memarahi stafnya karena menurut Ahok kerjaannya kurang beres.
Tak hanya foto semata, warga yang datang juga bisa menikmati kursi tempat Ahok duduk.
• Jika Ahok Ditawari Jabatan Penting, Djarot Malah Dinanti Segudang Pekerjaan Setelah Lengser
Pun momen duduk di kursi Ahok dengan bergaya ala-ala memimpin rapat, mereka abadikan.
Diketahui sejak September 2015, Ahok membuka Balai Kota untuk menjadi tujuan wisata setiap Sabtu dan Minggu.
Masyarakat yang datang bisa berwisata, keliling, berfoto dan kuliner sepuasnya di Balai Kota.
Pun warga Jakarta akhir-akhir ini tertarik lagi untuk wisata Balai Kota, hanya untuk melihat fenomena banjir karangan bunga untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, Ahok-Djarot.
Bahkan gara-gara karang bunga wisata Balai Kota ini menjadi hidup kembali.
• Beredar Pernyataan Sinis Jusuf Kalla Komentari Karangan Bunga Ahok, Ini Fakta Sebenarnya!
Seperti Okta, warga Bogor yang sengaja menyempatkan diri ke Balai Kota untuk melihat karangan bunga.
"Penasaran lihat karangan bunga katanya kan banyak. Mumpung libur dan ada wisata Balai Kota juga jadi bisa datang lihat langsung foto-foto sekalian lihat isi Balai Kota," kata Okta, Minggu (30/4/2017) dikutip dari Tribunnews.com.
Banyak juga terpantau Tribunnews.com wisatawan dadakan yang menyempatkan diri berkeliling halaman kantor Balai Kota.
Kalahnya Ahok-Djarot dalam Pilkada membuat warga pendukung Ahok berbondong-bondong datang ke Balai Kota untuk berfoto dengannya.
• Istimewa! Sekali Foto Bersama Ahok, Pasti Akan Dapat Cap Ini
Seperti berita sebelumnya, semakin banyak warga yang memadati Balai Kota setiap harinya.
Apalagi seperti terpantau pada Jumat (28/4/2017) oleh Tribunnews.com, ratusan warga mengantre di Balai Kota hingga 100 meter panjangnya.
Warga memenuhi sudut Balai Kota mulai dari ruang wartawan hingga pintu masuk pendopo.
Petugas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun menempuh beberapa cara untuk menertibkan barisan warga, antara lain warga harus melewati metal detector hingga distampel setelah foto. (TribunWow.com/Tinwarotul Fatonah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ahok_20170501_153822.jpg)