Dua Pengawal Presiden Jokowi Ternyata Ditikam dan Dikeroyok Penjual Es Balok
Seorang dari tiga pelaku penusukan yang berinisial R (25) akhirnya menyerahkan diri ke polisi.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Rimawan Prasetiyo
TRIBUNWOW.COM - Teka-teki pelaku penusukan dua anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang terjadi pada Sabtu (24/4/2017) mulai terkuak.
Dua anggota Paspampres itu adalah Prajurit Satu (Pratu) Riko Pasaribu dan Prajurit Dua (Prada) Fatah Kudus yang menjadi korban penusukan oleh orang yang tak dikenal di Jalan Kesehatan, Petojo, Gambir, Jakarta Pusat.
Kini diketahui seorang dari tiga pelaku penusukan yang berinisial R (25) akhirnya menyerahkan diri ke polisi.
Reaksi Paspampres saat Seorang Rangkul Jokowi hingga Pria Bikin Baper saat Nyanyi di Nikahan Mantan
Rosul yang merupakan Warga Desa Kelbung, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura ini menyerahkan diri ke Mapolres Bangkalan pada, Sabtu (29/4/2017).
Penyerahan dirinya didampingi tiga anggota keluarga dan Kepala Desa Kelbung Samsuri.
Rombongan itu datang ke Mapolres bersama AKP Anton Widodo, Kasat Reskrim Polres Bangkalan, Lettu Cpm Nurul Hidayat, Dansup PM V/44, dan empat anggota Polres Metro Jakarta Pusat.
Anton Widodo mengungkapkan untuk sementara ini pihaknya sudah mengamankan satu pelaku, namun masih ada dua Daftar Pencarian Orang (DPO) yang merupakan warga Kecamatan Galis.
Mengejutkan! Begini Perlakuan Paspampres Kawal Mobil Presiden Jokowi di Jalanan Padat
Kepastian R sebagai salah seorang penusuk dua anggota Paspampres tersebut diketahui Anton Widodo melalui e-mail dari Polres Metro Jakarta Pusat.
Tepat pukul 20.20 WIB, R akhirnya dibawa empat anggota Polres Metro Jakarta Pusat meninggalkan Mapolres Bangkalan menuju Jakarta.
Ada fakta baru terkait dengan tersangka R ini, melansir dari Warta Kota, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan tersangka ditangkap dalam pelariannya di Jawa Timur.
Katanya Beda Lho! Coba Bandingkan Paspampres Era Jokowi dan SBY
R ternyata merupakan seorang pedagang es balok di wilayah Gambir, Jakarta Pusat.
Diketahui bahwa R berdagang es balok tidak jauh dari lokasi Pratu Pasaribu dan Prada Fatah Kudus mengalami penusukan.
Hal ini juga dijelaskan oleh Argo.
Saat ini R masih dalam perjalanan menuju Jakarta.
R akan diinterogasi, terutama untuk mencari tersangka lain yang melarikan diri.
Sebab, ada lebih dari satu orang yang menikam dua anggota Paspampres.
Gara-gara Pakaian, Seorang Anggota DPR Dilarang Masuk Kompleks Istana oleh Paspampres Jokowi
Untuk alasan penusukan yang dilakukan R kepada dua anggota Paspampres tersebut masih terus ditelusuri oleh polisi.
Diketahui sebelumnya, penusukan tersebut terjadi bermula dari adu mulut antara Pratu Pasaribu dengan seorang pengendara motor yang saat itu tidak diketahui identitasnya di lampu merah Jalan Kesehatan, sekitar pukul 18.45 WIB.
Pada pukul 19.15 WIB, keributan antara keduanya berujung pada perkelahian.
Pasaribu langsung dikeroyok oleh tiga orang.
Posting Foto ini, Tulus Dikira Paspampres Oleh Netizen
Prada Fatah pun langsung mengambil tindakan untuk menolong rekannya tersebut.
Melihat rekannya dikeroyok, Prada Fatah hendak menolong.
Nasib sial, Fatah justru dikeroyok hingga tak sadarkan diri.
Pasaribu ditusuk di bagian perut kanan dan kiri.
Fatah mengalami pendarahan di bagian mulut dan luka tusuk di bagian punggung sebanyak lima tusukan. (TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/paspampres-pasukan-motor-02_20170501_151855.jpg)