Breaking News:

Ada yang Beda! Begini Aturan Main Debat Pamungkas Cagub-Cawagub DKI Jakarta Malam Ini

Sementara itu, di segmen acara selanjutnya, pasangan calon akan mendapat pertanyaan dari moderator dan perwakilan masyarakat.

Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Calon Gubernur nomor urut 3 Anies Baswedan memberikan pendapat disaksikan Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur nomor urut 1 Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni, Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat saat mengikuti debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/2/2017) 

TRIBUNWOW.COM - Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta putaran dua semakin dekat.

Rabu (12/4/2017) malam nanti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan menggelar debat terakhir di ajang pemilihan kepala daerah ini.

Rencananya, debat akan dilaksanakan mulai pukul 19.30 WIB di Hotel Bidakara, Jakarta.

Kondisi Mulai Membaik, Anies Baswedan: Novel Pejuang Tangguh Tak Kenal Takut!

Sama seperti debat perdana, acara kali ini bakal dipandu moderator Ira Koesno.

Menariknya, dalam debat kali ini KPU sengaja menghadirkan konsep yang berbeda.

Ajang adu visi-misi calon pemimpin Jakarta ini bakal dilangsungkan selama 2,5 jam.

"Debat terakhir ini ada enam segmen dibagi dalam waktu 2,5 jam acara. Masing-masing segmen akan berbeda," ujarnya komisioner KPU DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos, sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com.

Lebih lanjut, Betty menjelaskan, dalam acara kali ini tak ada lagi pemaparan visi dan misi masing-masing calon.

Terungkap! Djarot Naksir sang Istri dan Ahok Suka Vero Gara-gara Hal Tak Terduga Ini

Berdasarkan konsep acara, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat serta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan langsung mendapat pertanyaan dari sang moderator.

Sementara itu, di segmen acara selanjutnya, pasangan calon akan mendapat pertanyaan dari moderator dan perwakilan masyarakat.

Warga yang berkesempatan melontarkan pertanyaan itu mewakili empat elemen komunitas yang ada di Jakarta.

"Ada komunitas nelayan, komunitas pengguna transportasi umum, dunia usaha kecil dan menengah (UMKM), kemudian komunitas perumahan, warga yang tidak memiliki rumah tinggal atau mereka kos di rumah susun," ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Sumarno, dikutip dari Kompas.com.

Setelah sesi tersebut, masing-masing calon akan ditanya soal komitmen mereka saat memimpin ibu kota kelak.

Siswa SD Bengkayang Hanya Minta Tas kepada Jokowi, tapi Ini yang Malah Mereka Terima

"Di segmen terakhir itu, mereka akan memberikan pernyataan komitmen mereka saat menjadi gubernur DKI Jakarta dan mengajak masyarakat untuk memilih," tambah Betty.

Persiapan telah dilakukan

Hingga saat ini berbagai persiapan telah dilakukan.

Petahana Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta sudah mencatat materi yang akan dibahas pada debat pamungkas nanti malam.

"Kita kan sudah mencatat, sudah menginventarisasi macem-macem persoalan-persoalan pelaksanaan program di lapangan," ujar Djarot, saat ditemui di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2017).

Momen Mengerikan Pembantaian Sekeluarga di Medan, Korban Diperlakukan Begini hingga Tewas

Materi yang dipersiapkan mencakup masalah yang dialami warga Jakarta.

"Persoalan-persoalan yang dialami oleh masyarakat ini merupakan satu masukan yang sangat berharga (bagi kita) untuk memperbaiki, menyempurnakan, serta mempertajam program-program kita," kata Djarot.

Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Prasetyo Edi Marsudi pun optimis yang didukungnya mampu menjawab pertanyaan yang diberikan terkait permasalahan warga DKI.

Satu diantaranya adalah terkait masalah kehidupan nelayan.

"Persiapan debat nanti, (misal) apa yang akan ditanyakan, masalah nelayan, saya rasa pak Basuki dan pak Djarot pasti bisa impelementasikan saat jawab itu," ujar Prasetyo.

Detik-detik Seorang Pemuda Pukul dan Ludahi Wartawan TV Lokal Gara-gara Tak Rela Diambil Gambarnya

Di sisi lain, pasangan rival Ahok-Djarot, Anies-Sandi mengaku sudah siap menghadapi debat pamungkas ini.

Sandiaga Uno mengungkapkan ia dan pasangannya tinggal melakukan beberapa diskusi terkait topik yang akan diperdebatkan.

"Persiapannya sudah hampir 90 persen, setelah ini ada beberapa sesi untuk mengupas beberapa topik," ujar Sandi di Cilincing, Jakarta Utara, Rabu, (12/4/2017).

"Kita seperti biasa saja, diskusi dengan pakar, ngobrol santai," kata Anies dalam kesempatan berbeda.

Bahkan, Anies mengaku sempat beristirahat di kediamannya sebelum hadir dalam debat.

"Saya seperti biasanya kalau mau debat malah tidur siang," kata Anies.

Pasangan ini pun berharapo debat pamungkas bisa mempersatukan warga Jakarta.

Rekaman CCTV: Karyawan Wanita Ditodong Senjata Api dan Golok oleh Empat Perampok Bertopeng

"Sebetulnya ingin membawa debat final ini untuk lebih mempersatukan kita, pilihan politiknya sudah hampir jelas, berdasarkan survei internal kita, jumlah pemilih yang belum menjatuhkan pilihan tinggal 6 sampai 7 persen," kata Sandi.

‎"Kita enggak ingin debat ini menghadirkan polarisasi dari para pendukung yang berpotensi memanaskan suasana Pilkada. Saya enggak mau ada gesekan di masyarakat," tambahnya.

Dalam acara debat pamungkas ini, semua pimpinan partai politik diundang.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada konfirmasi lengkap soal kedatangan mereka. (Tribunwow.com/Dhika Intan)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Ira KoesnoBasuki Tjahaja Purnama (Ahok)Djarot Saiful HidayatAnies BaswedanSandiaga UnoKomisi Pemilihan Umum (KPU)
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved