Menyayat Hati! Pengakuan Ayah yang Anak Kembarnya Tewas Terkena Bom di Suriah
Kesedihan terus menyelimuti warga Suriah, terutama mereka yang ditinggalkan keluarga dan sahabat.
Penulis: Lolita Valda Claudia
Editor: Rendy Adrikni Sadikin
TRIBUNWOW.COM - Kesedihan terus menyelimuti warga Suriah, terutama mereka yang ditinggalkan keluarga dan sahabat.
Cerita pilu datang dari seorang ayah dengan dua anak kembar bernama Abdul Hamid Youssed, ia mengatakan serangan kimia yang terjadi pada Selasa, (4/4/2017) menyerang ketika ia sedang tidur.
Saat dirinya terbangun, ia merasa kesulitan bernapas.
Kaget melihat serangan kimia tersebut, pria yang akrab disapa Youssef itu langsung bergegas bangun dari kamar tidurnya and memeriksa keadaan sang buah hati.

Mendapati anak kembarnya dalam keadan hidup, ia meminta sang istri untuk tetap tinggal di rumah.
Youssef bergegas keluar untuk menengok keadaan orang tuanya namun yang ia temui sungguh mengejutkan.
Orang-orang berlarian dengan sempoyongan kemudia terjatuh dijalanan.
Youssef dan keluarga besarnya tinggal dibagian utara Khan Sheikhoun, sebuah kota di Suriah, Provinsi Idlib.
Pada hari Selasa, serangan udara menyerang sebuah wilayah dekat dengan toko kue lokal bertubi-tubi, bahkan lokasi penyerangan tersebut hanya berjarak beberapa meter dari rumah Youssef.
Ternyata, itu bukanlah serangan biasa--Presiden Suriah Bashar al-Assad dituduh menggunakan senjata kimia dan menyerang daerah pemberontak ketika semua masyarakat sedang tertidur.
Keji, sesaat setelah Youssef sampai di kediaman orangtuanya, ia menemukan kedua saudara lelakinya tewas.
Merasa khawatir, ia bergegas kembali ke rumah untuk mengecek keadaan istri dan anaknya.
Namun yang dilihatnya bukan senyum sang istri dan kedua anak kembarnya.

" Ada busa yang keluar dari mulut mereka, istri dan anak-anakku kejang-kejang. Mereka semua terjatuh ke lantai," ungkapnya kepada wartawan CNN sehari setelah kejadian.
"Anak-anakku, Ahmad dan Alya, istriku.... mereka semua mati syahid" lanjutnya.