The Power of Sedekah! Usaha Anak Kelas 4 SD Ini Raup Untung Sebesar 60 Juta Lho!
Ia mengembangkan bisnisnya dengan menjual mainan anak-anak zaman sekarang yang disebut 'slime'.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Kisah inspiratif datang dari bocah kelas 4 SD bernama Almeyda Nayara Alzier.
Gadis cilik berusia 9 tahun tersebut adalah seorang pengusaha yang beromset puluhan juta setiap bulannya.
Bisnis yang ia tekuni pun juga terbilang unik dan tidak jauh dengan dunia masa kecilnya.
Ia mengembangkan bisnisnya dengan menjual mainan anak-anak zaman sekarang yang disebut 'slime'.
Terkait Ahok, Ade Irawan: Kadang Aku Malu Bersimpuh di Sajadah
'Slime' adalah mainan yang memiliki tampilan unik dan tekstur yang lengket.
Baru-baru ini 'slime' memang menjadi primadona di kalangan anak-anak sekolah karena bentuknya yang unik, warnanya yang beragam, dan teksturnya yang kenyal menggemaskan untuk dimainkan.
Mainan tersebut banyak dijual di sekolahan dan dibawa oleh siswa-siswi untuk dimainkan di kelas.
Naya pun tertarik dengan 'slime' karena seorang kakak kelasnya membawa mainan itu ke sekolah.
Wow! Inilah 7 Pria Konglomerat Pengusaha Televisi Paling Populer di Indonesia
Sejak itu Naya penasaran dan sekaligus jatuh cinta pada 'slime'
Berangkat dari rasa penasaran, Naya mencoba membuat 'slime'-nya sendiri di rumah.
Ia merintis kreativitasnya dengan 'modal' Rp 50 ribu yang diberikan sang ibu.
Meski ia terus mengalami kegagalan, ia terus mencoba hingga berhasil.
Waduh! Kedatangan Pemain Ini Bisa Singkirkan Cristiano Ronaldo di Real Madrid
Ia sendiri juga secara otodidak bisa membuat mainan ini, berkat tutorial di YouTube yang ia temukan.
Naya fasih membuat 'slime' hingga menjadi bentuk dan tekstur yang sempurna.
Tak puas sampai di situ saja, Naya pun mencoba peruntungannya dengan menjual 'slime' buatannya itu.
Naya pertama kali menjual 'slime' buatannya tersebut pada acara 'Entreprenur Day' yang diadakan sekolahnya.
Mulai dari situlah, pintu rezeki Naya karena berjualan 'slime' terbuka.
Pada acara tersebut, siswa memang diharuskan membuat dan menjual barang apapun, maka dari itu Naya berinisatif untuk menjual 'slime' buatannya.
Lagi Trend! Siswi SMA Ini Asik Bergoyang Turun Naik Challenges, Lagunya Keren Abis
Saat itu 'slime' buatannya ia jual dengan harga Rp 8 rupiah.
Di luar dugaan, dagangannya tersebut langsung ludes diserbu teman-teman sekolahnya.
Tak disangka mainan buatannya laris.
Sang ibu kemudian ingin memaksimalkan bakat yang dimiliki anaknya dengan mengikutsertakan Naya ke kursus kesenian.
Mantan Finalis Idola Cilik Asal Yogyakarta Ini Gantengnya Kebangetan! Begini Penampilannya Sekarang
Setelah memiliki bekal seni yang memadai, slime yang sebelumnya dijual dalam bentuk cup, kini ia inovasikan dalam bentuk-bentuk lainnya sepert angka, huruf, buah-buahan, dan bentuk lain yang dirasa cocok untuk anak-anak.
Karena banyaknya peminat, Naya 'melebarkan' bisnisnya dengan memanfaatkan teknologi canggih zaman sekarang.
Ia mulai menjual 'slime' buatannya tersebut di media sosial.
Ia menjual 'slime' buatannya tersebut di Instagram dengan menggunakan akun bernama @nayaslime18
Dengan bantuan ibu, kakak, dan saudara-saudaranya, bisnis online Naya ini semakin melejit dan menarik banyak pelanggan untuk membeli 'slime' buatan Naya.
Naya bahkan tidak menyangka bahwa bisnisnya tersebut diminati banyak orang.
Dari titik inilah, bisnis online milik Naya dikenal banyak orang.
Bahkan, kini bisnis Naya sudah dibantu oleh beberapa karyawan untuk memproduksi 'slime' aneka warna ini karena mendapat pesanan hingga ratusan buah tiap bulannya.
Yang mengejutkan adalah, dikabarkan Naya mampu mengantongi omset hingga mencapai Rp 60 juta per bulan dari bisnisnya tersebut.
Kabar bisnis online-nya yang sukses dan menginspirasi tersebut membuat orang-orang semakin mengenali sosok Naya.
Ia bahkan sering diundang stasiun televisi untuk berbagi kisah inspirasinya tersebut kepada khalayak luas.
Namun, ada kisah menarik juga di balik kesuksesan Naya dalam berbisnis ini.
Pencapaiannya yang luar biasa ini bukan hanya karena kegigihan dan kerja kerasnya dalam menjual 'slime-slime' buatannya.
Kesuksesan yang ia raih ini tak lepas dari kebiasaannya yang selalu bersedekah kepada kaum yang membutuhkan.
Ia sering menyisihkan hasil penjualannya untuk dikumpulkan dan diberikan kepada orang-orang yang berhak.
"Sedekah itu perlu di Latih loh!
Kenapa?
Seperti aku yang belajar naik sepeda roda 2, itu kan butuh latihan, butuh belajar biar bisa dan lancar naik sepedanya. (Ini contoh ya)
Begitu juga Sedekah,
Aku berlatih agar bisa belajar Ikhlas, Berlatih agar mau menyisihkan rezeki ku, Berlatih untuk melawan bisikan setan yang menyuruh aku jangan mau sedekah nanti uang nya abis loh, dll.
Pokoknya aku Berlatih terus, Nah Kalau sudah terbiasa, coba rasakan Keajaiban dari sedekah yang di keluarkan. #masyaAllah (Tapi Harus Ikhlas ya.., Karena Allah. Bukan karena manusia)
Kenapa aku ngajak kakak kakak bersedekah ?
Karena aku ingin kakak kakak merasakan juga apa yang aku rasakan.
selain hati ku bahagia, tenang, juga rezeki yang aku dapat alhamdulilah Berkah.
Olshop/jualan ku Dilancarkan dan dimudahkan oleh Allah SWT.
Kata mama ku : Kita gak tau Allah itu kadang kasih rezeki dari arah yang gak kita duga duga, dan Semua rezeki yang kita dapet itu Allah yang atur, dan gak mungkin ketuker.
Jadi Harus selalu Bersyukur dengan semua yang Allah kasih.
Dibilang Riya, di bilang Pamer, Aku Senyumin aja. (Bukan aku gak mau dengerin)
Tetep aku dengerin.., tapi kembali lagi yang berhak menilai apa yang aku lakuin adalah Allah Swt, Jadi semuanya karena Allah dan Untuk Allah Yuk kak, kita berlatih Sedekah" tulis Naya pada akun Instagramnya, @nayaslime18
Sosok bocah ini semakin menginspirasi banyak orang.
Kreativitasnya tidak berhenti begitu saja, tak heran jika ia juga memiliki fans yang kagum dengan kisah-kisah inspirasi dari Naya ini.
Sekumpulan fans ini menamai dirinya Sahabat Naya.
Tak berhenti sampai di situ, Naya juga memiliki akun Youtube dengan nama serupa seperti Instagram-nya yang berisikan video-video tutorialnya membuat 'slime'.
Terus menginspirasi orang-orang terutama anak-anak Indonesia ya, Naya! (TribunWow.com/Natalia Bulan Reno Palupi)