Untaian Doa dan Status Mahasiswa yang Tewas Gantung Diri: This Smile Just an Illusion
Seorang mahasiswa IKIP PGRI Pontianak mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam rumahnya.
Penulis: Maya Nirmala Tyas Lalita
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
TRIBUNWOW.COM - Seorang mahasiswa IKIP PGRI Pontianak mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam rumahnya di Jalan Nyi Ageng, Gang Tengkawang 2, Pontianak Kota, Kalimantan Barat, Rabu (29/3/2017).
Yohanes Franky Delmas (22) adalah pemuda yang ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya.
( -Tak Hanya Gantung Diri, Mahasiswa Ini Juga Telan Obat Nyamuk, Simak Kronologinya!)
Melansir dari Tribun Pontianak, beberapa jam sebelum kejadian, akun Facebook atas nama Yohanes Franky Delman sempat mengunggah tulisan yang berisi doa.
( -Dikenal Ramah, Berikut Fakta Tentang Mahasiswa Pontianak yang Tewas Gantung Diri)
Doa itu ia tujukkan untuk keluarga, teman seperjuangan, dan orang-orang di sekitarnya.
Doa ku..
Tuhan, aku datang dan berdoa kepadamu...
memuji dan memuliakan mu..
kami orang yg berdosa ini memohon dan meminta kepadamu...
jaga lah keluarga besarku
berikan lah rahmat kurnia mu kepada mereka semua...
lindungi mereka semua dari segala bahaya..
kuatkan hati dan iman mereka...
dan juga kepada org2 yg ku sayangi..
sahabat..teman seperjuangan..dan pacar ku..
semoga engkau berikan mereka berkah dan rahmat mu...
lindungi lah mereka dr sgla tipu muslihat dunia,,,
jadikan mereka baik dan penuh iman,,,
jadikan mereka kuat untuk mencapai cita2 dan keinginan mereka...
hanya kepadamu lah aku bisa berdoa dan meminta...
jadikan org2 yg jauh dari mu menjadi lebih dekat dan berdoa kepadamu...
ku serahkan semua nya pada tangan mu tuhan...
karena hanya engkau lah raja yg mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya...
amin.
Ditelusuri lebih lanjut dalam laman Facebook tersebut, pemilik akun juga pernah mengunggah beberapa tulisan yang tak kalah mendalam.
"This smile is just an illusion (Senyum hanyalah ilusi --RED)"
Masih di hari yang sama, pemilik akun kembali menuliskan status.
"If this is the end for me, I feel happy, (Jika ini adalah akhirku, aku bahagia --RED)" tulis pengelola akun pada 8 Februari 2017 silam.
Alumnus SMA St Fransiskus Asisi itu diduga nekat melakukan aksinya setelah tak kuat memikul tanggung jawab dari orangtua.
Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Abdul Hafidz, setelah menemukan curahan hati korban yang tertuang dalam laptopnya.
"Yang intinya korban sudah tidak kuat lagi menanggung beban tanggungjawab, yang diberikan oleh orangtuanya. Sebelum gantung diri, korban terlebih dahulu memakan obat nyamuk bakar merek Baygon sebanyak 1 kotak," tutur Abdul Hafidz sebagaimana dikutip dari Tribun Pontianak, Rabu (29/3/2017).
Korban juga dikenal sebagai sosok yang ramah oleh rekan dan keluarganya. Ia tak segan menyapa tetangga sekitar.
Jasad Franky ditemukan tengah tergantung oleh adiknya, Ardetelya.
Menurut keterangan kedua adiknya, Franky adalah sosok yang pendiam dan tidak terlihat memiliki masalah.
Saat kedua adiknya pergi ke tempat kerja dan kursus, sama sekali tidak ada anda-tanda musibah itu akan menimpa kakaknya. (TribunWow.com/Maya Nirmala Tyas Lalita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/yohanes-franky-delmas_20170330_194358.jpg)