Breaking News:

Gereja Katolik Kekurangan Imam, Begini yang Dilakukan Paus Fransiskus!

Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus, telah mengatakan bahwa ia membuka kesempatan seorang pria yang telah menikah untuk menjadi imam.

Penulis: Galih Pangestu Jati
Editor: Galih Pangestu Jati
BBC
Paus Fransiskus 

TRIBUNWOW.COM - Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus, telah mengatakan bahwa ia membuka kesempatan seorang pria yang telah menikah untuk menjadi imam.

Hal ini dilakukan untuk memerangi kekurangan kaum rohaniawan di kalangan Gereja Katolik Roma.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jerman, Die Zeit, yang dikutip dari CNN.com, Paus Fransiskus mengatakan bahwa kekurangan imam Katolik adalah sebuah "masalah besar" bagi Gereja.

Baca: Sebulan setelah Pembunuhan, Kepolisian Malaysia Umumkan secara Resmi Identifikasi Jasad Kim Jong Nam

Oleh karena itu, hal ini mengindikasikan bahwa ia terbuka terhadap perubahan dalam peraturan yang selama ini mengatur kelayakan imamat.

"Kita perlu mempertimbangkan jika Viri probati bisa menjadi kemungkinan," katanya.

Jika demikian, kita perlu menentukan tugas apa yang bisa mereka lakukan, misalnya di daerah terpencil," lanjutnya.

Viri Proboti adalah sebuah istilah Bahasa Latin yang merujuk kepada pria yang telah menikah di saat mereka ditahbiskan menjadi seorang diakon, imam, atau uskup.

Baca: Diiringi Terajana, Anies-Sandi Joget Bareng Rhoma Irama, Netizen: Tarik Mang!

Pria yang masuk kategori ini harus memiliki iman dan kesalehan yang luar biasa.

Lebih lanjut, Paus menjelaskan bahwa sangat memungkinkan ketika seorang pria yang sudah menikah ditasbihkan sebagai imam.

Namun, pria lajang yang sudah menjadi imam tidak diizinkan untuk menikah.

"Hidup membujang secara sukarela bukan solusi," katanya.

Dalam kasus ini, apabila diberlakukan, seorang pendeta Protestan yang masuk Katolik bisa tetap menikah dan menjadi seorang imam Katolik Roma dengan izin istri mereka. (CNN.com/TribunWow.com/Galih Pangestu J)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Paus FransiskusJermanRoma
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved