Pembunuhan Kim Jong Nam
Konflik Diplomatik, Squad Harimau Malaysia Batal Terbang ke Pyongyang
Malaysia melarang tim sepak bolanya untuk bermain pada Piala Asia di Pyongyang, Korea Utara.
Penulis: Galih Pangestu Jati
Editor: Galih Pangestu Jati
TRIBUNWOW.COM - Malaysia melarang tim sepak bolanya untuk bermain pada Piala Asia di Pyongyang, Korea Utara.
Larangan ini muncul karena alasan keamanan mengingat hubungan bilateral antara kedua negara tersebut sedang memanas setelah terjadi kasus pembunhan Kim Jong Nam.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Kim Jong Nam merupakan saudara tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.
Baca: Hubungan Memanas, Warga Malaysia Dilarang Meninggalkan Korea Utara untuk Sementara
Ia dibunuh menggunakan racun VX di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari 2017 lalu.
Seperti yang dikutip dalam NyPost.com, belum lama ini, duta besar Korea Utara, Kang Chol, dinyatakan sebagai persona non grata dan diusir dari negara Malaysia setelah ia tidak berkenan meminta maaf atas kritikannya terhadap penyelidikan yang dilakukan oleh pihak Malaysia.
"Keputusan Malaysia untuk mengusir duta besar tersebut tampaknya telah membuat keadaan tidak aman apabila Malaysia mengunjungi Korea Utara saat ini," kata kepala asosiasi sepak bola, Hamidin Mohd Amin dalam sebuah peryantaan seperti yang dikutip dalam pulse.ng.
Baca: Identifikasi Jasad Kim Chol, Bukti Tato Tidak Cukup!
Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa asosiasi telah meminta kepada Asian Football Confederation (AFC) mengubah tempat pertandingan, dari Pyongyang ke tempat yang lainnya atas dasar keamanan.
Skuad Harimau Malaysia sedianya bermain di Ibu Kota Korea Utara pada 28 Maret 2017 untuk turnamen 2019 nanti di Uni Emirat Arab.
Sengketa politik antara dua negara ini muncul mulai bulan kaku ketika polisi Malaysia menolak permintaan diplomat Korea Utara untuk menyerahkan jasad Kim Jong Nam.
Kabar terakhir dalam kasus ini, seperti yang dilansir dari The Guardian, warga Malaysia yang berada di Korea Utara untuk sementara tidak diperbolehkan keluar dari negara tersebut dengan alasan keamanan. (Pulse.ng/Theguardian.com/NyPost.com/TribunWow.com/Galih Pangestu J)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/harimau-malaysia_20170307_112211.jpg)