Breaking News:

Gara-gara Kasus Kim Jong Nam, Duta Besar Korea Utara Diusir oleh Malaysia

Kasus kematian Kim Jong Nam membuat hubungan Malaysia dan Korea Utara dipertaruhkan.

Penulis: Ika Alya Iqlima Ghaisani
Editor: suut amdani
BBC
Kim Jong-un dan Kim Jong-nam 

TRIBUNWOW.COM - Kasus kematian Kim Jong Nam membuat hubungan Malaysia dan Korea Utara dipertaruhkan.

Sebelumnya, Korea Utara menolak adanya pembunuhan dari agen Korea Utara dan menuduh Malaysia bersekongkol dengan musuh mereka.

Dikutip dari CBS News, Duta Besar Korea Utara Kang Chol menolak hasil autopsi bahwa Kim Jong Nam dibunuh oleh gas VX, bahan kimia terlarang.

Perdana Menteri Najib Razak menyatakan bahwa keputusan Malaysia untuk mendepak duta besar Korea Utara sudah jelas.

"Hal ini berarti kami sangat tegas dalam mempertahankan kedaulatan dan martabat Malaysia," ucap Najib hari Senin (6/3/2017) ini.

"Jangan pernah menghina negara kami, dan jangan mencoba mengganggu kami," tambahnya.

Pada hari Sabtu (4/3/2017) Malaysia menetapkan bahwa Kang Chol sebagai 'persona non grata'.

Hari Senin ini adalah batas waktu Kang Chol untuk meninggalkan Malaysia.

"Aku benar-benar menyayangkan cara ekstrem pihak Malaysia yang bisa merusak hubungan bilateral kedua negara," Kang Chol mengatakan pada para reporter yang datang ke Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

Dikutip dari Channel News Asia, polisi bersenjatakan senapan telah mengepung pintu masuk ke Kedutaan Korea Utara sebelum duta besar meninggalkan Bandara.

Kang Chol bertolak ke bandara dengan mengendarai mobil Jaguar hitam dengan supirnya.

Tak ada lagi bendera Korea Utara di mobil tersebut.

Ia dijadwalkan untuk berangkat pukul 6:25 waktu setempat dengan penerbangan MH360 ke Beijing.

Rupanya, hal ini juga berdampak pada bidang olahraga.

Pihak sepakbola Malaysia melarang tim nasional sepakbola mereka untuk bertanding di pertandingan kualifikasi Asian Cup di Pyongyang.

(CBS News / Channel News Asia / TribunWow.com / Alya Iqlima)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Korea UtaraMalaysiaKim Jong Nam
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved