'Pohon Soekarno' di Padang Arafah, Bukti Hubungan Baik Arab Saudi-Indonesia Terbangun Sejak Lama
Jangan salah hubungan baik kedua negara ini ternyata sudah dimulai dari zaman Soekarno, berikut buktinya!
Penulis: Lolita Valda Claudia
Editor: Tinwarotul Fatonah
TRIBUNWOW.COM - Kedatangan Raja Salman pada Rabu, (1/3/2017) pukul 12.31 WIB menjadi kunjungan pertamanya, setelah sebelumnya Raja Faisal ke Indonesia 47 tahun silam.
Salah satu tujuan kunjungan tersebut ialah mempererat hubungan kerjasama antara Indonesia dan Arab Saudi.
Namun jangan salah, hubungan baik kedua negara ini ternyata sudah dimulai dari zaman Soekarno.
Baca: Perbedaan Kunjungan Raja Arab Saudi di Indonesia Tahun 1970 dengan 2017!
Terbukti dengan adanya pohon Soekarno di Padang Arafah.
Dilansir dari Kompas.com, penanaman 'Pohon Soekarno' di padang seluas 1.250 hektar tersebut merupakan bentuk penghargaan Pemerintah Arab Saudi atas gagasan Bung Karno yang berhasil menghijaukan Padang Arafah.
Pohon tersebut langsung dibawa dari Indonesia beserta tanah subur dari Thailand.
Perawatannya tak boleh sembarangan, di bawah tanah tersebut ditanam juga pipa untuk mengalirkan air keran.
Upaya tersebut membuakan hasil, bahkan hingga kini pohon Soekarno di Padang Arafah tumbuh subur rindang.
Bagi jamaah yang mencabut atau mematahkan ranting pohon Soekarno pun dikenakan denda.
Pemberlakuan ini semata-mata agar 'Pohon Soekarno' tetap hidup dan bisa jadi tempat berteduh para jamaah haji saat beribadah. (Kompas.com/TribunWow.com/Lolita Valda Claudia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi_20170301_233936.jpg)