Ungkapan Permintaan Maaf Seniman Penggagas Festival 'Makan Mayit'
Natasha pun menyampaikan permohonan maafnya atas karya yang sudah dibuatnya.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Tinwarotul Fatonah
TRIBUNWOW.COM - Festival seni yang mengusung tema horor #Makanmayit yang digagas oleh seniman bernama Natasha Gabriella Tontey memang mengejutkan masyarakat, Sabtu (25/2/2017).
Festival anti mainstream tersebut bukannya mendapat pujian tapi malah banjir kritikan bahkan kecaman dari para netizen.
Pasalnya, menu makanan yang dibuat dalam festival tersebut memang horor dan bikin merinding.
Beberapa menu dibentuk dengan bentuk yang tidak lazim, satu di antaranya malah ada yang berupa puding menyerupai janin dan otak bayi.
Natasha pun menyampaikan permohonan maafnya atas karya yang sudah dibuatnya.
TribunWow.com menemukan permohonan maaf Natasha pada akun gosip Lambe_Turah.
"#CurhatDM MAMAK PEJUANG ASI INDONESIA part 1
Caption dari #Mamak #PejuangAsi
Seorang seniman yg bonafide seharusnya paham bahwa karya seni tidak memerlukan ruang publik untuk membuatnya bernilai. Alasannya sederhana, karena subjektifitas dalam mengartikannya.
Kegagalan saya memahami sensasi seni yg dimaksud. Tapi kegagalan mereka yg terlibat dalam memahami bahwa bayi adalah mahluk mungil lucu yg tdk seharusnya diasosiasikan dengan hal yg absurd.
Kegagalan mereka yg terlibat untuk memahami bahwa ASI adalah media suci yg penuh emosi, yg untuk memperjuangkannya seorang ibu perlu bertarung dengan fisik, batin & egoismenya sendiri.
Seharusnya kita paham bahwa tdk semua halusinasi bisa diklaim sebagai seni apalagi dibuat viral & memaksa orang lain untuk "menikmati". Anda berhadapan dengan undang-undang & norma.
Sudah seharusnya permohonan maaf dilayangkan & event serupa tdk berulang. Siapapun harusnya paham bahwa hal demikian TIDAK SEHARUSNYA menjadi konsumsi publik yg bs dgn mudah diakses oleh individu yg blm/tdk bs bertanggung jawab. Bukan seni namanya jika terasa melecehkan. #PejuangAsi," tulis akun lambe_turah.
Karya seni Natasha ini dianggap setara dengan proyek kanibalisme.
Memahami bahwa karya seninya tidak bisa diterima publik dan menerima banyak kecaman khususnya dari ibu-ibu yang sudah memiliki anak dan pernah menyusui, segera Natasha menyampaikan permohonan maafnya melalui akun Instagramnya @roodkapje, yang dicapture akun gosip @lambe_turah.
(TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/natasha-gabriella-tontey_20170228_213420.jpg)