Leicester City Usir Claudio Ranieri dari Kursi Pelatih
Dia mengatakan, jika itu adalah keputusan tersulit yang harus mereka buat, selama hampir tujuh tahun mengambil alih Leicester City.
Penulis: Claudia Noventa
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Leicester City resmi umumkan pemecatan Claudio Ranieri.
Pemecatan yang dilakukan Leicester itu, hanya berjarak sembilan bulan, setelah ia mampu mempersembahkan gelar Liga Inggris 2015/2016.
Padahal Ranieri adalah pelatih paling berjasa bagi Leicester City.
Pelatih 65 tahun itu, mampu mempersembahkan gelar paling bergengsi, dalam sejarah The Foxes untuk pertama kalinya.
Wakil Direktur Leicester, Aiyawatt Srivaddhanaprabha langsung menyampaikan kabar tersebut.
Dia mengatakan, jika itu adalah keputusan tersulit yang harus mereka buat, selama hampir tujuh tahun mengambil alih Leicester City.
Namun mereka mengaku harus mengutamakan kepentingan jangka pangjang klub, melebihi perasaan kuat mereka terhadap Ranieri.
"Bertahan di Liga Inggris adalah satunya-satunya target dari awal. Tapi kami sekarang harus bertarung untuk mencapai tujuan itu."
"Kami merasa perubahan sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan kesempatan yang hanya tersisa 13 pertandingan," ujar Aiyawatt seperti dilansir bbc.com, Jumat (24/2/2017).
Berita dipecatnya Ranieri itu langsung menghebohkan dunia sepak bola.
Banyak komentar pedas dilontarkan untuk klub yang bermarkas di King Power Stadium itu.
Para fans merasa, Leicester City tidak pantas memecat Ranieri, setelah prestasi gemilang yang dia lakukan musim lalu.
Para legenda sepak bola pun langsung menunjukan rasa simpati mereka kepada pelatih Italia itu di Twitter.
Seperti Gary Lineker, "Setelah semua yang telah Claudio Ranieri lakukan untuk Leicester City, memecatnya sekarang itu tidak bisa dijelaskan, dimaafkan dan itu sungguh menyedihkan."
Dion Dublin juga berkomentar, "Sungguh!!! Apa kamu yakin @LCFC .... memecat manajer yang telah memenangkan gelar Liga Inggris!! Itu mengejutkan #Ranieri."
Ian Wright juga terkejut mendengar berita tersebut, "Claudio Ranieri dipecat! Aku pikir itu berita yang sangat disayangkan! Bertanya-tanya bagaimana perasaanku jika aku menjadi pemain Leicester sekarang (emoji). Bisakah aku melakukan lebih baik (emoji)."
Jose Mourinho yang juga pernah merasakan hal sama ketika dipecat Chelsea pun ikut menunjukan rasa simpatinya di Instagram, @josemourinho.
"Champion of England dan FIFA MANAGER of THE YEAR (emoji). Dipecat. Begitulah sepak bola kini Claudio. Tetap tersenyum TEMAN (emoji). Tidak ada yang bisa menghapus apa yang sudah kamu tulis dalam sejarah," tulis The Special One disertai emoji tepuk tangan.
Selain Ranieri, dua orang kepercayaannya, Paolo Benetti dan Andrea Azzalin juga harus ikut pergi.
Posisi kosong pelatih Leicester City akan sementara diisi oleh Asisten Manajer Craig Shakespeare. (TribunWow.com/Claudia Noventa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/claudio-ranieri_20170224_125010.jpg)