Kepala Negara Ini Pernah Disambut Meriah Sebelum Raja Arab Saudi
Tidak hanya Raja Salman saja yang mendapatkan sambutan 'meriah' dari Indonesia, namun beberapa kunjungan kepala negara lainnya juga disambut meriah.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Tinwarotul Fatonah
TRIBUNWOW.COM - Raja Arab Saudi, Salman Abudlaziz Al Saud akan mengunjungi Indonesia pada 1 hingga 9 Maret 2017 mendatang.
Kedatangannya mengunjungi Indonesia ini bertujuan untuk melakukan diskusi kenegaraan dengan Kepala Negara Indonesia.
Kunjungannya kali ini merupakan kunjungan paling bersejarah bagi Indonesia karena kunjungan sebelumnya oleh Raja Faizal terjadi sudah 46 tahun yang lalu.
Raja Salman yang nantinya akan mengunjungi Gedung DPR RI dan Masjid Istliqal membuat kedua tempat ini berbenah.
Dikutip dari Tribunnews.com, Gedung Nusantara sedang mempersiapkan jalur khusus yang akan dilalui Raja Salman sepanjang 12 meter dan dilengkapi besi-besi.
Baca: Gila! Inilah 6 Pelayanan VVIP untuk Rombongan Raja Arab Saudi
Tidak hanya Raja Salman saja yang mendapatkan sambutan 'meriah' dari Indonesia, namun beberapa kunjungan kepala negara lainnya juga mendapatkan sambutan yang sama 'meriah'nya seperti Raja Arab Saudi.
Berikut tim TribunWow.com rangkum dalam kunjungan-kunjungan kenegaraan paling istimewa.
Simak selengkapnya!
1. Kunjungan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengunjungi Indonesia pada Minggu 15 Januari 2017 silam.
Dalam kunjungannya tersebut ia bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.
Pertemuan tersebut, Abe berharap untuk menggalakkan penyelesaian damai sengketa wilayah di Laut Cina Selatan.
Namun ada yang unik dalam sambutan kedatangannya yang dilakukan oleh Indonesia.
Sebanyak enam unit meriam disiapkan untuk menyambut Abe sebagai tamu kehormatan ke istana Bogor.
Dikutip dari Tribunnews, Serda YONARMED-7/105 GS Bekasi, Opic Hidayat yang saat itu memimpin gladi resik yang diadakan pada (11/1/2017) menjelaskan, penyambutan menggunakan meriam.
Meriam yang dipakai bertipe Saluting Gun kaliber 755 mm dengan radius jelajah mencapai 3-4 km.
Ia juga mengatakan pada saat gladi resik ada 70 anggota yang mengikuti gladi resik dan dilaksanakan untuk mengetahui radius daya jelajah sampai ke Istana Bogor atau tidak suaranya.
2. Kunjungan Presiden Amerika George W Bush
Kunjungan Presiden Amerika George W Bush pada 20 November 2006 cukup menghebohkan Indonesia.
Bahkan, untuk menyambut Bush, pihak Istana Kepresidenan Bogor membuat landasan helikopter atau lebih dikenal sebagai helipad di lapangan Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya Bogor (KRB).
Helipad itu rencananya digunakan sebagai landasan helikopter Presiden AS, George W Bush.
Pada 19 November 2006 puluhan pekerja tampak mulai membersihkan dan meratakan tanah dengan alat berat.
Lempengan besi sebagai bahan dasar untuk pembuatan helipad.
Proyek pembuatan helipad pada masa itu menjadi pusat perhatian ratusan pengunjung KRB yang melintas di kawasan tersebut.
Pembuatan helipad ini dilakukan setelah beberapa hari sebelumnya beberapa helikopter TNI Angkatan Udara (AU) melakukan uji coba pendaratan di lokasi.
Rupanya biaya yang dikeluarkan untuk menghadirkan Presiden Amerika Serikat tersebut cukup mahal.
Biaya pengamanan mencapai Rp 6 Miliar. (TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/raja-arab_20170224_170421.jpg)