Pembunuhan Kim Jong Nam
Korea Selatan Tuding Korea Utara Dalang Pembunuhan Kim Jong Nam, Ini Alasannya!
Adanya tersangka yang berasal dari Korea Utara, meyakinkan Korea Selatan untuk menuding negara diktator tersebut dalang dari pembunuhan Kim Jong Nam.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Tinwarotul Fatonah
TRIBUNWOW.COM - Pembunuhan kakak tiri Diktator Korea Utara, Kim Jong Un memasuki babak baru.
Kepolisian Malaysia telah melakukan rilis terhadap kasus pembunuhan ini pada Minggu (19/2/2017).
Polisi Malaysia mengatakan mereka telah mengidentifikasi 4 tersangka lain berasal dari Korea Utara sehubungan dengan pembunuhan Kim Jong-Nam.
Sebelumnya, Kim Jong Nam tewas di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Senin (13/2/2017).
Baca: Ngeri! Tanpa Luka Kim Jong Nam Mati Seketika, Dua Racun Sekaligus Membunuhnya
Baca: Mengejutkan! Demi Uang Rp 1,3 Juta Siti Aisyah Mau Membunuh Kim Jong Nam
Polisi Malaysia pun sudah menangkap dua tersangka wanita, yang berasal Indonesia dan Vietnam, dua tersangka pria berasal dari Malaysia dan Korea Utara.
Dilansir dari NHK Jepang, pada konferensi pers perilisan kasus pembunuhan tersebut yang dipimpin oleh Deputi Kepala Kepolisian Diraja Malaysia, Irjen Datuk Sri Noor Rashid, mereka masih mengidentifikasi empat tersangka yang berasal dari Korea Utara.
Polisi mengatakan empat tersangka tersebut tiba di Malaysia di hari yang sama Kim Jong Nam tiba di Malaysia 6 Februari 2017 yang lalu. Lalu mereka juga meninggalkan Malaysia di hari yang sama pada saat Jong-Nam terbunuh.
Media lokal mengutip pernyataan polisi yang mengatakan empat tersangka ini sudah kembali ke Korea Utara.
Adanya tersangka yang berasal dari Korea Utara, meyakinkan Korea Selatan untuk menuding negara diktator tersebut adalah dalang dari pembunuhan Kim Jong Nam.
Juru bicara Menteri Unifikasi Korea Selatan, Jeong Joon-hee mengadakan konferensi pers setelah Polisi Malaysia menyatakan sedang mencari dan mengidentifikasi empat tersangka yang berasal dari Korea Utara.
Jeong Joon-hee mengatakan bahwa Kementrian Korea Selatan percaya bahwa kepempinan Korea Utara terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-Nam, mengingat adanya lima tersangka yang berasal dari Korea Utara.
Jeong juga mengatakan bahwa Pyongyang (Ibu kota Negara Korea Utara) pernah melakukan aksi terorisme, sehingga pemerintah Korea Selatan dan seluruh dunia harus memantau insiden-insiden brutal yang pernah terjadi.
Ia juga mengatakan bahwa keamanan Nasional Korea Selatan sedang menghadapi ancaman yang serius karena rencana uji peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara dan provokasi lainnya.
Namun pemerintah Korea Selatan berkomitmen untuk melindungi keamanan dan kehidupan masyarakatnya.
Badan Intelijen Nasional Korea Selatan telah mengindikasi bahwa penggunaan racun untuk membunuh Kim Jong-Nam dilakukan oleh anggota unit intelijen militer Korea Utara dan sudah disetujui oleh pemimpin Korea Utara. (nhk.or.jp/TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/kim-jong-nam_20170215_162745.jpg)