Breaking News:

Sikapi Survey Kompas Menjelang Pilkada DKI, Demokrat: Ini Vitamin

Litbang Kompas melakukan survei untuk menghimpun opini publik terkait Pilkada DKI Jakarta. Berdasarkan survei, responden Survei Kompas berjumlah 804.

Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
Tribunnews.com
Pilkada DKI Jakarta 2017 

Laporan wartawan TribunWow.com, Fachri Sakti Nugroho

TRIBUNWOW.COM - Litbang Kompas melakukan survei untuk menghimpun opini publik terkait Pilkada DKI Jakarta.

Survey tersebut dilakukan oleh Litbang Kompas pada 28 Januari hingga 4 Februari 2017.

Responden Survei Kompas berjumlah 804, berada di 237 kelurahan dan 402 RT.

Tim yang terlibat ada 27 koordinator lapangan dan 133 interviewer.

Hasil survey tersebut menunjukkan Pasangan Basuki-Djarot unggul dengan angka 36,2 disusul oleh Pasangan Anies-Sandi dengan angka 28,5 dan Agus-Sylvi 28,2.

Hasil survey opini publik
Hasil survey opini publik (Twitter Kompas)

Partai Demokrat melalui Wakil Ketua Umumnya, Roy Suryo, angkat bicara mengenai hasil survei Litbang Kompas.

Dilansir dari Tribunnews.com, Roy mengatakan hasil survey ini sebagai vitamin.

"Karena hasil Litbang Kompas ini justru membuat kami seperti tambah Vitamin agar makin tegar dan lebih bersemangat lagi, karena Hari-H 15 Februari masih 6x24 jam lagi (terhitung mulai hari ini, 9 Februari)," ungkap Roy melalui pesan singkat, Kamis (9/2/2017).

Roy mengaku berterima kasih dan mengapresiasi hasil litbang Kompas.

Namun, ia menganggap hasil survey bukanlah hasil final.

"Sangat berbeda dengan hasil yang hanya di Angka 28.2% tersebut. Maka maaf jika ini membuat sebagian masyarakat sekarang menjadi sering komen bahwa untuk mencermati hasil survei harus melihat 'prosedur' didalamnya dan 'produser' disebaliknya," tutur Roy.

Partai Gerindra sebagai pengusung Pasangan Calon Anies-Sandi juga memberikan tanggapan atas hasil survey.

Kepada Tribunnews.com, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengatakan, kenaikan elektabilitas Anies-Sandi akan terus meningkat jelang Pilkada.

"Kenaikan elektabilitas Anies-Sandi akan terus meningkat sampai satu hari jelang pemilihan," kata Arief melalui pesan singkat, Kamis (9/2/2017).

Arief juga menuturkan bahwa suara Ahok-Djarot di jakarta Utara akan mengalami penurunan di Jakarta Utara.

Hal ini karena polemik Ahok dengan Ketua MUI Ma'ruf Amin, tokoh yang dihormati masyarakat Jakarta Utara.

"Di Jakarta Utara yang jadi basis PDIP. Saya yakin Anies- Sandi akan menang. Suara Ahok akan hancur di wilayah Jakarta Utara dan itu sudah pasti," kata Arief.

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Partai DemokratBasuki-DjarotAnies-Sandi
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved