Sindiran Menohok dari Agus untuk Pemimpin yang Sering Curiga dan 'Mencla-mencle'

Agus berharap DKI Jakarta tidak dipimpin figur yang tidak berpihak pada kepentingan warga dan tidak tegas.

Sindiran Menohok dari Agus untuk Pemimpin yang Sering Curiga dan 'Mencla-mencle'
Repro/Kompas TV
Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono berpidato di depan simpatisan pemilih muda di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (17/12/2016). Dalam kampanyenya yang bertemakan Jakarta smart, creative, and green city, Agus Yudhoyono menjanjikan fasilitas koneksi internet gratis, murah, dan terjangkau di seluruh Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan satu, Agus Harimurti Yudhoyono, berharap warga menggunakan hak pilihnya dengan baik pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Agus berharap DKI Jakarta tidak dipimpin figur yang tidak berpihak pada kepentingan warga dan tidak tegas.

"Jangan juga pemimpin yang mencla-mencle, ke sana oke, ke sini oke, ke sana oke, ke sini oke. Enggak punya jati diri, bingung cari identitasnya apa," kata Agus, di acara silaturahim dengan Paguyuban Rakyat Tangguh Republik Wibawa (RTRW), Laskar Masyarakat Kreatif (LMK), dan relawan pendukungnya, di Sentul International Convention Center (SICC), Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/2/2017).

Agus lalu meminta tak ada pihak yang mencurigai ketua atau pengurus RT dan RW.

Menurut Agus, RT dan RW adalah pihak yang paling mengerti persoalan warga.

"Bukannya justru dicurigai RT dan RW itu. Mereka garda terdepan yang tahu kondisi di lingkungan. Bagaimana kalau pemimpin curigaan? Semua dimarahi depan publik, mau jadi apa Jakarta kita ini," ucap Agus.

Agus tidak menyebut siapa yang dia nilai mencla-mencle dan sering menaruh curiga. Agus yakin peserta dalam acara itu sudah paham siapa figur yang dia maksud.

"Saya yakin saudara-saudara mengerti apa yang saya maksud," ujar Agus.

Dalam acara itu, hadir sejumlah pihak yang bekerja di PAUD, Posyandu, jumantik, Karang Taruna, dan anggota majelis-majelis taklim.

Agus sempat mengabsen dengan memanggil satu persatu perwakilan peserta yang dijawab "ada" oleh para peserta sambil mengangkat tangan.

Acara tersebut juga diikuti sejumlah orang yang menjabat ketua atau pengurus RT dan RW di Jakarta.

'Tuhan, kirimkan gubernur yang baik hati'

Presiden keenam RI yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memberikan hadiah sebuah lagu untuk putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sebelum acara Dies Natalis ke-15 Partai Demokrat yang digelar di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (7/2/2017) malam, ditutup, SBY mengatakan ingin menyanyikan lagu "Munajat Cinta" karya Ahmad Dhani.

Pada bagian refrain lagu itu, SBY mengganti kata-kata dari lirik aslinya.

"Saya ingin menyanyikan lagu Munajat Cinta, tapi reff-nya tolong diganti ya," ujar SBY dari atas panggung acara.

Secara perlahan, musik mulai mengalun seiring lirik lagu dilantunkan oleh SBY.

Lirik pada bagian awal lagu ini masih sama dengan aslinya. Para kader pun ikut melantunkan lagu bersama SBY, termasuk juga AHY yang kemudian ikut bernyanyi bersama.

"Tuhan, kirimkanlah aku gubernur yang baik hati, yang mencintai rakyatnya, apa adanya," begitu bunyi lirik pada bagian reff yang diubah SBY.

Seperti diketahui, AHY merupakan calon gubernur DKI Jakarta. Bersama Sylviana Murni, AHY bersaing dengan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

KOMPAS.com/Fachri Fachrudin

Ikuti kami di
Editor: Rendy Adrikni Sadikin
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved