Film Baru Shah Rukh Kan Dilarang Tayang di Pakistan, Ada Apa?
alasan di balik pelarangan itu adalah konten film ini merusak Islam, dan sebuah sekte agama tertentu, menggambarkan muslim sebagai penjahat, buronan d
Penulis: Ekarista Rahmawati Putri
Editor: Wulan Kurnia Putri
Laporan Reporter Tribunwow.com, Ekarista Rahmawati Putri.
TRIBUNWOW.COM, SOLO - Negara Pakistan melarang penayangan Film terbaru Shah Rukh Khan, berjudul Raees.
Film yang juga dibintangi aktor Pakistan Mahira Khan ini, dijadwalkan akan tayang perdana pada 2 Februari 2017.
Central Board of Film Certification (CBFC) sebuah lembaga sensor film di Pakistan tidak menyebutkan alasan larangan penayangan film ini.
Dikutip dari Indianexpress.com, alasan di balik pelarangan itu adalah konten film ini merusak Islam, dan sebuah sekte agama tertentu, menggambarkan muslim sebagai penjahat, buronan dan teroris.
CBFC mengatakan, film ini menggambarkan Muslim sebagai kriminal dan teroris.
Beberapa adegan juga menyinggung golongan tertentu.
Golongan Muslim Syiah di India, telah melayangkan keberatannya, terhadap beberapa adegan, yang melibatkan prosesi tahunan Syiah, ketika trailer film tersebut resmi dirilis pada Desember 2016.
Film itu dapat memperkeruh hubungan antara Pakistan dan India.
Dilansir dari bbc.com, film ini menceritakan karakter Raees Alam, mafia Muslim yang membangun sebuah kerajaan alkohol di negara bagian India barat Gujarat.
Di tempat itu konsumsi dan penjualan minuman keras dilarang.
Nadim Mandviwala, pemilik bioskop Attrium mengatakan, Raees adalah film besar dan larangan itu tidak baik untuk bisnis, tetapi jika pemerintah berpikir mungkin memicu kerusuhan agama, mungkin itu adalah keputusan yang tepat.
Sutradara film Pakistan Jami Mehmood menanggapi secara kritis keputusan itu.
Ia berpendapat, Orang-orang seharusnya toleran terhadap pandangan orang lain.
Kita harus menonton film India dengan sudut pandang orang Indian, seperti film Iran yang ditonton di Amerika Serikat.