Breaking News:

Pemilu 2019

Diprotes karena ILC Cuti Pasca-Pemilu, Karni Ilyas: Peselancar Pengalaman Tahu Kapan Harus Pulang

Pembawa acara Indonesia Lawyers Club (ILC) Karni Ilyas menjelaskan dirinya mengapa cuti di masa pasca Pemilu 2019.

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Astini Mega Sari
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Luncurkan Buku: Wartawan senior Karni Ilyas paparkan perjuangan kehidupan sebelum sukses menjadi wartawan saat peluncuran buku "40 Tahun Jadi Wartawan-Lahir Untuk Berita " di Toko Buku Gramedia, jalan Pandanaran, Kota Semarang, Jateng, Rabu (29/05/2013). Buku yang ditulis Fenty Effendy ini menceritakan sosok Karni Ilyas yang lahir dari perkampungan hingga menjadi seorang wartawan. Buku terbitan Kompas Gramedia dengan 396 halaman yang dijual dengan harga Rp 96 ribu per buku. 

TRIBUNWOW.COM - Pembawa acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Karni Ilyas menjelaskan dirinya mengapa cuti di masa pasca-pemilu 2019.

Hal itu diungkapkannya melalui akun Twitternya, @karniilyas, Kamis (24/4/2019).

Karni Ilyas menuliskan bahwa banyak yang melontarkan kekecewaaa lantaran ILC cuti di masa setelah pemilu 2019.

Ia lantas menuliskan bahwa dirinya merupakan peselancar yang berpengalaman.

Dituliskannya, peselancar tak pernah takut dengan gelombang besar.

Ia lebih tahu kapan waktunya harus menarik papan selancar dan pulang.

Soal Tudingan Kecurangan Pilpres 2019, Mahfud MD: Kalau Perlu Semuanya Adu Data, Bandingkan

"Banyak yg kecewa karena ILC cuti. Saya pernah bilang saya surfer (peselancar). Peselancar piawai tak pernah takut dg gelombang besar.

Dia justru masuk digulung gelombang itu, tapi tetap berjaya di atas. Namun peselancar yg pengalaman tahu kapan hrs menarik papan selancar pulang," tulisnya.

Karni Ilyas jelaskan mengapa ILC cuti
Karni Ilyas jelaskan mengapa ILC cuti (Twitter @karniilyas)

Lantas seorang netizen mengomentari postingannya tersebut.

Pemilik akun Twitter @ATX_commonsense menulis bahwa yang dilawan saat ini bukan hanya ombak melainkan juga awan badai kelam.

"Yang dilawan sudah bukan hanya ombak, sudah ada awan badai kelam di terlihat di depan."

Komentar tersebut lantas diakui Karni Ilyas sebagai koemntar yang paling benar untuk kicauannya.

Namun tak dijelaskan apa yang dimaksud dengan gelombang besar hingga awan badai kelam.

Di Mata Najwa, BPN dan TKN Saling Berebut Politik Akal Sehat, Penonton Studio Ramai Bersorak

"Ini comment yang paling benar.

Sebenarnya kalimat saya tadi ada kelanjutannya.

Halaman
123
Tags:
Pemilu 2019Karni IlyasIndonesia Lawyers Club (ILC)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved