Pemilu 2019

Lihat Video WNI di Singapura Tetap Nyoblos ke TPS dengan Ambulans meski Tubuhnya Penuh Alat Medis

Begini video WNI, Bigman Sirait yang mendatangi TPS untuk menggunakan hak suaranya dalam Pemilu 2019 di KBRI Singapura.

Lihat Video WNI di Singapura Tetap Nyoblos ke TPS dengan Ambulans meski Tubuhnya Penuh Alat Medis
KOMPAS.com/ERICSSEN
Seorang WNI di Singapura, Bigman Sirait yang tubuhnya penuh dngan alat medis mencoblos ke TPS dengan ambulans, Senin (16/4/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Seorang warga negara Indonesia (WNI), Bigman Sirait mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak suaranya dalam Pemilu 2019 di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura.

Dilansir oleh Kompas Tv, Bigman yang terbaring di dalam ambulans tampak antusias saat mengikuti proses pemilu, Senin (15/4/2019).

Meski tubuhnya dipenuhi alat medis, Bigman yang juga seorang pendeta ini tetap mencoblos dengan dipandu oleh seorang petugas TPS setempat.

Tampak selang oksigen dan infus maish terpasang pada tubuh penderita sakit jantung ini.

Terlihat Bigman mencoblos sendiri kertas suara yang telah disiapkan.

Beri Pesan ke Jokowi dan Prabowo di Pilpres 2019, Cak Nun: Berpikir Indonesia, Bukan Menang Kalah

Sementara diberitakan dari Kompas.com, kondisi Bigman harus dirawat lantaran menjalani operasi jantung di rumah sakit di kawasan Novena, Singapura, Senin (15/4/2019).

Bigman mengaku, meski kondisinya belum sehat, ia tetap semangat untuk menggunkaan hak suaranya.

"Saya memang sedang sakit. Namun, saya terus bertempur. Apalah artinya saya mengaku seorang Indonesia jika saya diam di rumah sakit tidak mencoblos," ujar Bigman.

"Jika saya tidak mencoblos, saya sama saja dengan seorang pengecut," sambungnya setelah selesai mencelupkan jarinya ke tinta.

KPU Jelaskan soal Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS hingga Waktu Pencoblosan di Atas Jam 1

Sementara dokter yang menanganinya menjelaskan pasiennya itu bersikukuh ingin tetap menggunakan hak suaranya untuk menunaikan hak politiknya sebagai permintaan terakhirnya.

Kendati demikian, dokter tidak bisa begitu saja memperbolehkan Bigman untuk pergi ke TPS di KBRI lantaran mengingat kondisinya yang masih lemah.

Namun, mengetahui tekad dan antusias pasiennya itu, lantas sang dokter mengizinkannya namun harus diantar dengan ambulans yang difasilitasi alat medis lengkap sesuai kebutuhannya pada Minggu (14/4/2019).

Sebut Tak Cukup Hanya Protes dan Omelan, Priyo Budi Ajak Awasi Penghitungan Suara di 809.500 TPS

Lihat videonya di sini:

(TribunWow.com)

WOW TODAY:

Ikuti kami di
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Claudia Noventa
Sumber: Kompas TV
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved