Terkini Internasional

Lempar Koin ke Pesawat, Seorang Perempuan Asal China Ditangkap dan Didenda Rp 292,8 Juta

Seorang penumpang pesawat di Provinsi Anhui, China, ditangkap setelah dia dianggap sebagai pengganggu keamanan.

Lempar Koin ke Pesawat, Seorang Perempuan Asal China Ditangkap dan Didenda Rp 292,8 Juta
Aaj Ki Khabar
Seorang perempuan asal China ditangkap karena melempar koin ke pesawat 

TRIBUNWOW.COM - Seorang penumpang pesawat di Provinsi Anhui, China, ditangkap setelah dia dianggap sebagai pengganggu keamanan.

Maskapai Lucky Air 8L9960 di Bandara Anqing Tianzhushan dibatalkan penerbangannya pada pekan lalu setelah petugas menemukan dua koin 1 yuan dekat mesin sebelah kiri.

Xinan Evening News dikutip SCMP, Jumat (22/2/2019), memberitakan, seorang penumpang bermarga Lu mengaku sebagai orang yang melemparkan koin itu.

Dalam keterangan tertulisnya, Lucky Air menyatakan mereka kehilangan pendapatan hingga 140.000 yuan, atau sekitar Rp 292,8 juta, akibat pembatalan penerbangan itu.

Pesawat Lion Air JT-714 Tergelincir, Penumpang Dievakuasi di Tengah Hujan setelah Tunggu 2 Jam

"Perusahaan kami bersiap untuk menuntut penumpang yang menyebabkan pembatalan tersebut sesuai hukum yang berlaku," kata maskapai.

Kepada staf yang menahannya, pria berusia 28 tahun itu mengaku melemparkan koin ke pesawat untuk mendapatkan nasib baik selama perjalanan.

Teknisi menyatakan, jika koin itu sampai masuk ke mesin pesawat, maka turbin pemutar bakal rusak, dan berisiko terjadi kegagalan mesin.

"Insiden itu bisa menyebabkan malapetaka mematikan jika pesawat tengah berada di udara," ujar teknisi dalam laporannya.

Seluruh penumpang yang berjumlah 162 orang dilaporkan harus menunggu selama satu hari sebelum bisa terbang ke Provinsi Yunnan. Insiden di Anqing itu menarik perhatian netizen di Weibo.

"Dia tidak perlu menaiki pesawat itu. Dia sudah selamat," canda seorang warganet.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Claudia Noventa
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved