Cerita Selebriti

Pikirkan Putranya yang Dipenjara, Ibunda Ahmad Dhani Jatuh Sakit

Ibunda Ahmad Dhani, Joyce Theresia Pamela Kohler, jatuh sakit karena tak tahan melihat putranya dipenjara.

Pikirkan Putranya yang Dipenjara, Ibunda Ahmad Dhani Jatuh Sakit
Tribunnews.com
Ahmad Dhani dan Ibundanya, Joyce Theresia Pamela Kohler 

TRIBUNWOW.COM - Ibunda Ahmad Dhani, Joyce Theresia Pamela Kohler, jatuh sakit karena tak tahan melihat putranya dipenjara.

Seperti diketahui Ahmad Dhani divonis penjara satu tahun enam bulan atas kasus ujaran kebencian.

Kabar ini diungkapkan oleh kerabat sekaligus juru bicara pihak keluarga Ahmad Dhani, Lieus Sungkarisma.

Lieus Sungkarisma datang ke Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta untuk mengajukan permohonan penangguhan penahanan Dhani, Senin (11/2/2019).

Ditahan atas Kasus Ujaran Kebencian, Ini Sosok Ahmad Dhani di Mata Tetangga

Rencana awalnya, ibunda Ahmad Dhani ingin turut hadir dalam pengajuan permohonan penangguhan penahanan tersebut.

"Ibunya tadi mau ke sini loh. Pas mau on the way terus tiba-tiba sakit. Adiknya bilang 'Pak Lieus, saya tidak bisa ke sana. Saya mau antar ibu ke rumah sakit. Cek dulu nih ibu kayaknya drop'," ujar Lieus, seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (12/2/2019).

Lieus juga menuturkan bahwa ibunda Dhani syok mengetahui putranya ditahan, sehingga kondisi kesehatannya pun drop.

"(Ibunya Dhani) Drop-lah kan shock juga. Itu Ahmad Dhani kan anak laki satu-satunya," sambung Lieus.

Diberitakan, surat penangguhan penahanan terdakwa Ahmad Dhani, ditandatangani oleh ibunda Dhani, Joyce Eddy Abdul Manaf, Mulan Jameela, adik Dhani yang bernama Diah Rahmaniar, dan dua anak Dhani, Ahmad Al Ghazali dan Abdul Qodir Jaelani.

"Kami sampaikan surat permohonan penangguhan penahanan dengan pertimbangannya itu Dhani masih punya anak kecil," ujar Lieus.

Musisi dan politikus, Ahmad Dhani Prasetya (ADP) saat menjalani sidang kedua atas kasus ujaran kebencian dengan agenda pembacaan eksepsi di Ruang Cakra, PN Surabaya, Selasa, (12/2).
Musisi dan politikus, Ahmad Dhani Prasetya (ADP) saat menjalani sidang kedua atas kasus ujaran kebencian dengan agenda pembacaan eksepsi di Ruang Cakra, PN Surabaya, Selasa, (12/2). (SURYA.CO.ID/AHMAD ZAIMUL HAQ)
Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ekarista Rahmawati P
Editor: Claudia Noventa
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved