Kabar Tokoh

Syamsuddin Haris: Jokowi, Jangan demi Menangkan Pilpres Anda Biarkan TNI/Polri Aktif ke Ranah Sipil

Analis politik LIPI, Syamsuddin Haris meminta agar Jokowi tidak membiarkan TNI dan Polri untuk aktif di ranah sipil.

Syamsuddin Haris: Jokowi, Jangan demi Menangkan Pilpres Anda Biarkan TNI/Polri Aktif ke Ranah Sipil
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Peneliti Senior LIPI, Syamsuddin Haris dalam sebuah diskusi di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/7/2016) 

TRIBUNWOW.COM - Analis politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris tanggapi pemberitaan soal Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang yakinkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tempatkan Perwira TNI di Kementerian/Lembaga.

Hal tersebut disampaikan Syamsuddin Haris melalui akun Twitter @sy_haris, Senin (11/2/2019).

Syamsuddin Haris melalui kicauannya itu meminta agar Jokowi tidak membiarkan TNI dan Polri untuk aktif di ranah sipil.

Slamet Maarif Jadi Tersangka, Hidayat Nur Wahid: Menambah Bukti Hukum Tajam ke Bukan Kawan

Syamsuddin Haris juga memaparkan, jika dibiarkan, hal tersebut nantinya akan dicatat sejarah sebagai pengkhianatan terhadap cita-cita reformasi.

"Pak @jokowi, janganlah demi dukungan TNI/Polri dan menang dlm pilpres anda biarkan tentara dan polisi aktif masuk kembali ke ranah sipil.

Jika anda biarkan, ini akan dicatat sejarah sebagai pengkhianatan thdp cita-cita reformasi," tulis Syamsuddin Haris.

Cuitan Syamsuddin Haris melalui akun Twitter @sy_haris, Senin (11/2/2019).
Cuitan Syamsuddin Haris melalui akun Twitter @sy_haris, Senin (11/2/2019). (Twitter/@sy_haris)

Ali Mochtar Ngabalin Dikabarkan Sakit dan Dirawat di Rumah Sakit, Begini Kondisi Terkininya

Diketahui, pernyataan Syamsuddin Haris itu menyusul adanya pemberitaan soal Luhut yang mengaku bahwa dirinya telah menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai rencana penempatan perwira TNI di kementerian dan lembaga.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Luhut mengungkapkan, Jokowi telah setuju untuk mengkaji rencana tersebut, dan dicari payung hukumnya.

"Tenga TNI banyak yang menganggur. Ada lebih dari 500 perwira menengah kolonel yang nganggur. Saya bilang, Pak (Jokowi) ini bisa masuk," ujar Luhut saat menjadi pembicara di acara silaturahim purnawirawan TNI-Polri dengan calon presiden petahana Joko Widodo di Jakarta International Expo Kemayoran, Minggu (10/2/2019).

Luhut lantas memberikan contoh.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved