Kabar Tokoh

Bahas Kebebasan di Era Jokowi dan Soeharto, Maman Imanulhaq dan Ferdinand Hutahaean Saling Tunjuk

Anggota TKN Jokowi-Ma'ruf Maman Imanulhaq berdebat dengan anggota BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean.

Bahas Kebebasan di Era Jokowi dan Soeharto, Maman Imanulhaq dan Ferdinand Hutahaean Saling Tunjuk
Capture Live KompasTV
Direktur Relawan Tim Kemenangan Nasional ( TKN) Jokowi-Ma'ruf, Maman Imanulhaq terlibat adu argumen dengan Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean. 

TRIBUNWOW.COM- Anggota Tim Kemenangan Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Maman Imanulhaq berdebat dengan anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean.

Keduanya berdebat dalam program Mencari Pemimpin bertajuk 'Jelang Debat Kedua, Siapa Main Cantik?' yang diunggah di saluran YouTube KompasTV, Sabtu (9/2/2019).

Awalnya, Ferdinand menyebut bahwa perkataan dan perbuatan Jokowi selalu berbeda.

Setuju Arah Pembangunan Indonesia Keliru sejak Orba, PSI: Kini Kesalahan Itu Diperbaiki Jokowi

"Kalau bicara tentang antara kata dan perbuatan, justru di Pak Jokowi lah yang kita temukan itu paling banyak (perberbedaan)," kata Ferdinand.

"Beliau dulu bicara menolak utang luar negeri, sekarang utang kita ugal-ugalan. Mempersulit asing, ternyata asing diundang 'come, invest to my country'," imbuhnya.

Ferdinand mengaku, dirinya tak habis pikir dengan tudingan yang menyebut kubu 02 adalah penyebar hoaks.

"Ini kita datang mengkritik, kita selalu disemburkan oleh, 'wah hoaks itu, hoaks'. Seolah-olah mereka memonopoli kebenaran. Kami ini tidak punya kebenaran sama sekali. Setiap kami bicara selalu diserang hoaks, inilah yang dilakukan oleh pihak 01," papar Ferdinand.

"Sementara hoaks yang mereka lakukan selalu dibungkus dan ditutupi seolah-olah kesederhanaan ini adalah kejujuran dan kebenaran. Faktanya hoaks di mereka yang paling banyak," tambahnya.

Maman tak membalas tegas pernyataan Ferdinand yang menuding kubunya tukang hoaks.

Ia justru memberikan sejumlah sindiran untuk kubu 02.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Astini Mega Sari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved