Prostitusi Online

Kaitkan Prostitusi Artis dengan OTT KPK, Hotman Paris: Apakah Penyerahan Cewek Termasuk Gratifikasi?

Kaitkan prostitusi online artis dengan OTT KPK, Hotman Paris pertanyakan penyerahan wanita prostitusi kepada pejabat sebagai gratifikasi.

Kaitkan Prostitusi Artis dengan OTT KPK, Hotman Paris: Apakah Penyerahan Cewek Termasuk Gratifikasi?
Instagram/@hotmanparisofficial
Hotman Paris Hutapea 

TRIBUNWOW.COM - Pengacara Hotman Paris Hutapea mengaitkan kasus prostitusi artis dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Hotman Paris, prostitusi online marak terjadi lantaran para wanita yang diperdagangkan digunakan sebagai pelancar proyek antara pengusaha dan pejabat sehingga bisa masuk dalam gratifikasi dan suap.

Pendapat Hotman Paris tersebut ia sampaikan dalam video unggahan kanal YouTube Hotman Paris Official, pada Selasa (5/2/2019).

Hotman Paris Bongkar Penyebab Prostitusi Artis, Anggap sebagai Pelancar Proyek Pengusaha dan Pejabat

Hotman Paris membongkar penyebab prostitusi online.
Hotman Paris membongkar penyebab prostitusi online. (YouTube Hotman Paris Official)

Raffi Ahmad Takut Rambutan, Rafathar Malah Iseng Masukkan Rambutan ke Baju Ayahnya

Hotman Paris menuturkan, bahwa selama ini KPK hanya menangkap penerima gratifikasi berupa uang atau benda.

"Selama ini KPK hanya menangkap orang yang menerima gratifikasi berupa uang tunai atau hadiah berupa benda," ujar Hotman Paris.

Selama ini belum ada OTT KPK yang menangkap penerima gratifikasi berupa wanita yang menjajakkan diri melalui prostitusi online.

Hotman Paris mempertanyakan apakah tindakan pengusaha yang menyerahkan wanita prostitusi kepada pejabat untuk melobi proyek termasuk gratifikasi.

Harus Baca Alquran di Depan Irwansyah dan Teuku Wisnu, Raffi Ahmad Malu: Kalau Salah Mohon Maaf Ya

"Sekarang persoalannya adalah, apakah penyerahan cewek, penyerahan pelayanan seks oleh pengusaha kepada pejabat tergolong suap enggak? Termasuk gratifikasi enggak?," tanya Hotman Paris.

Pengacara nyentrik ini ternyata sudah berdiskusi dengan Wakil Ketua KPK, Saut Sitomaring, yang berpendapat bahwa peristiwa pengiriman wanita prostitusi sebagai pelancar proyek adalah gratifikasi.

"Kemarin itu dalam diskusi dengan Wakil Ketua KPK Pak Saut Situmorang, dia mengatakan itu termasuk (gratifikasi)," sambung Hotman Paris.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Claudia Noventa
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved