Breaking News:

Terkini Nasional

JNE Naikkan Tarif Pengiriman dari Jabodetabek ke Seluruh Wilayah Mulai 15 Januari 2019

JAsa pengiriman paket di Indonesia, JNE melakukan penyesuaian tarif. Ternyata tak hanya JNE, jasa pengiriman lainnya juga ikut menyeduaikan tarif.

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Astini Mega Sari
Kontan.co.id
JNE menaikkan tarif jasa pengiriman mulai 15 Januari 2019. 

TRIBUNWOW.COM - Perusahaan jasa pengiriman paket di Indonesia, JNE melakukan penyesuaian tarif.

JNE mengklaim kenaikan tarif ini dilakukan setelah 3 tahun tidak melakukan penyesuaian tarif.

Dikutip TribunWow.com dari Instagram resmi JNE, @jne_id, pada Minggu (11/1/2019), penyesuaian tarif akan berlaku mulai Selasa, (15/1/2018).

Tarif yang disesuaikan yakni pengiriman paket dari Jabodetabek ke seluruh Indonesia.

Sedangkan untuk sesama wilayah, dari Jabodetabek ke Jabodetabek masih dikenakan tarif normal.

Dalam twit tersebut, dikatakan bahwa penyesuaian tarif ini dilakukan agar JNE tetap bisa mengirimkan paket ke seluruh wilayah Indonesia.

Ratusan Ribu Pegawai Pemerintahan di AS Tidak Gajian

"Setelah 3 tahun tidak melakukan penyesuaian tarif, maka per tanggal 15 Januari 2019, JNE melakukan penyesuaian tarif untuk pengiriman dari Jabodetabek ke seluruh Indonesia

Khusus untuk pengiriman dari Jabodetabek ke Jabodetabek masih berlaku tarif normal

Hal ini dilakukan agar kami dapat menerbangkan paket anda ke seluruh Indonesia," tulis akun @jne_id.

Sebelumnya diberitakan, tak hanya JNE, perusahaan jasa pengiriman lain juga melakukan penyesuaian tarif pada awal tahun 2019 ini.

Dikutip dari Tribun Jatim, perusahaan jasa pengiriman ekspres, pos, dan logistik telah melakukan penyesuaian tarif.

Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman, Ekspres, Pos, dan Logistik (Asperindo) Jatim, Ardito Soepomo mengatakan, penyebabnya satu di antaranya oleh kenaikan tarif pengiriman paket berbasis udara atau airlines.

"Pihak airlines menaikkan tarif dalam satu bulan ini sudah 2-3 kali, dan beberapa komponen juga ada kenaikan," ujarnya kepada TribunJatim.com, Jumat (11/1/2019).

Beredar Foto Surat Izin Mutasi Frets Butuan ke Persib Bandung, Sepakat Gabung dengan Pangeran Biru?

Atas hal itu, perusahan penyedia layanan pengiriman paket pun memutuskan menaikkan tarif yang berkisar 10-20 persen.

"Kenaikan tarif berbasis airlines ini membuat biaya operasional perusahaan pengiriman membengkak 20-30 persen, karena itu tarif pun ikut menyesuaikan," lanjutnya.

Naiknya tarif, menurut Ardito memiliki dampak terhadap permintaan layanan jasa pengiriman paket yakni membuat penjualan online menurun.

"Jelas berdampak, karena tidak memberikan kesempatan pelanggan kelas UMKM dan penjualan online lokal. Sehingga berdampak pada penjualan online lokal yang menurun," tambahnya.

Kegiatan pengiriman barang di JNE

Kegiatan pengiriman barang di JNE (KONTAN/Baihaki)

Kenaikan ini ditanggapi oleh pengguna jasa pengiriman paket, satu di antaranya oleh toko di Nagoya, Rousliana.

Dikutip dari TribunBatam, Rousliana menyebutkan saat ingin mengirimkan barang seperti tas dan sepatu harganya meningkat.

"Biasanya mengirim ke Medan hanya Rp 21 ribuan perkilogramnya. Sekarang mencapai Rp 28 ribuan," ujarnya.

Rouslina mengakui bahwa selama ini dirinya tetap setiap menggunakan jasa pengiriman dari Pos Indonesia.

"Saya tak pernah ke yang lain. Lebih sering di kantor pos saja," katanya. (TribunWow.com)

TONTON JUGA:

Tags:
JNEKenaikan Tarif JNETwitter
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved