Pilpres 2019

Pihak BPN Prabowo-Sandi Taati Keputusan KPU yang Tolak Perubahan Visi Misi

BPN Prabowo-Sandiaga mengaku akan mentaati keputusan pihak KPU yang menolak revisi visi dan misi yang diajukan oleh pihaknya.

Pihak BPN Prabowo-Sandi Taati Keputusan KPU yang Tolak Perubahan Visi Misi
KOMPAS.com/Nabilla tashandra
Politisi Partai Golkar Priyo Budi Santoso di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (31/5/2016) 

TRIBUNWOW.COM - Pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pasangan Calon Presiden (capres) dan Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno mengaku akan menaati keputusan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menolak revisi visi dan misi yang diajukan oleh pihaknya.

Dikutip TribunWow.com dari YouTube Kompas TV dalam acara Kompas Petang, Sabtu (12/1/2019), Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi mengungkapkan hal tersebut.

Menurutnya, perubahan visi dan misi pasangan calon (paslon) Prabowo-Sandi ini terjadi setelah tiga bulan terakhir melakukan perjalanan kampanye.

Revisi tersebut diputuskan setelah mendapat banyak masukan dari masyarakat.

Menurut Priyo, pihak BPN tak mempermasalahkan keputusan yang diambil pihak KPU.

Erick Thohir Akui Keprofesionalan KPU karena Tolak Revisi Visi Misi Prabowo-Sandiaga

Setidaknya, pihak KPU masih memperbolehkan tim Prabowo-Sandi untuk memaparkan visi-misi baru yang telah direvisi saat melakukan perjalanan kampanye.

Namun Priyo mengungkap bahwa pihaknya sedikit merasa kecewa, lantaran sebelumnya pihak KPU menyatakan bahwa masih ada kemungkinan untuk hal tersebut dapat diubah.

"Ya singkatnya tidak boleh diubah lagi, nah kami taat saja kalau itu sesuai aturan. Meskipun sebelumnya dalam pemberitaan jauh hari sebelumnya, pihak KPU sendiri sebenernya memberitahukan kalau masih dimungkinkan adanya kemungkinan-kemungkinan dirubah,"

"Jadi sebenernya ini agak sedikit protes kami sebenernya. Tetapi karena KPU memang punya aturan seperti itu ya ujungnya kami mentaati, tapi hendaknya ke depan jangan juga diberi pernyataan masih dibuka kemungkinan untuk diadakan penjabaran dan perbaikan," ungkap Priyo.

Diberitakan sebelumnya oleh Kompas.com, Badan Pemenangan Nasional (BPN) merevisi dokumen visi misi pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno jelang penyelenggaran debat perdana Pilpres pada 17 Januari 2019.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Laila Zakiyya Khairunnisa
Editor: Bobby Wiratama
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved