Pilpres 2019

Kubu Prabowo-Sandi Sebut Kabar Hoaks Surat Suara Tercoblos Justru Untungkan Pihak Jokowi-Ma'ruf

Kubu Prabowo Sandiaga menilai kabar berita hoaks soal surat suara tercoblos menguntungkan pihak Jokowi-Ma'ruf. Berikut pernyataannya.

Kubu Prabowo-Sandi Sebut Kabar Hoaks Surat Suara Tercoblos Justru Untungkan Pihak Jokowi-Ma'ruf
Tribunnews/Jeprima
Petugas KPU saat menunjukkan contoh surat suara pemilu 2019 di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018). Pemilu 2019 akan berbeda dari pemilu-pemilu sebelumnya. Hal itu karena pemilihan legislatif digelar serentak dengan pemilihan presiden. Maka itu pemilih akan menentang lima kertas suara termasuk mencoblos anggota DPR, DPRD, hingga presiden dan wakil presiden. 

TRIBUNWOW.COM - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean menilai, kabar soal surat suara tercoblos justru menguntungkan pihak Joko Widodo (Jokowi) dengan Ma'ruf Amin.

Hal tersebut lantaran membuat pihak Jokowi terselamatkan dari penyebaran berita bohong.

Diketahui, beredar kabar adanya surat suara yang sudah tercoblos yang tersebar melalui pesan singkat WhatsApp.

Kabar bohong tersebut juga sempat beredar di akun media sosial Facebook melalui pertanyaan yang diungkapkan oleh seorang warganet.

Kabar surat suara tercoblos tersebut, kemudian diungkapkan oleh Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Andi Arief.

Melalui laman Twitternya, Andi Arief meminta agar dikonfirmasi soal kabar adanya surat suara tercoblos itu.

Namun, twit yang dilontarkan oleh Andi Arief tersebut, kemudian dipermasalahkan bagi sebagian pihak dengan menyebutkan bahwa Andi Arief menyebarkan berita hoaks.

Dikutip dari Kompas.com, surat suara yang telah tercoblos tersebut dengan pilihan untuk Jokowi dan Ma'ruf Amin.

"Justru TKN Jokowi-Ma'ruf harus melihat apa yang disampaikan Andi Arief itu untuk menyelamatkan mereka dari fitnah," ujar Ferdinand ketika dihubungi, Kamis (3/1/2019).

Mahfud MD hingga Rachland Nashidik Tanggapi Kabar Hoaks Surat Suara 7 Kontainer yang Dicoblos

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Ferdinand menanggapi Tim Sukses Jokowi-Ma'ruf yang akan membawa kasus etrsebut ke jalur hukum.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Nila Irdayatun Naziha
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved