Terkini Daerah
Ridwan Kamil: Selama Tahun 2018, 500 dari 1500 Kejadian Bencana di Jawa Barat adalah Longsor
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memimpin koordinasi tanggap darurat bencana longsor yang terjadi di Desa Sinaresmi, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memimpin koordinasi tanggap darurat bencana longsor yang terjadi di Desa Sinaresmi, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat.
Hal tersebut disampaikan Ridwan Kamil melalui akun Instagram @ridwankamil, Rabu (2/1/2018).
Ridwan Kamil mengunggah sejumlah foto yang memperlihatkan dirinya berada di lokasi terdampak tanah longsor.
Ia juga mengunggah foto yang memperlihatkan sejumlah pihak sedang melakukan proses evakuasi.
Selain itu, ada pula video yang memperlihatkan anggota Basarnas dan anggota TNI mengangkat kantung jenazah.
• Penjelasan BMKG soal Kemungkinan Terburuk yang akan Terjadi Akibat Kondisi Gunung Anak Krakatau
Melalui kolom caption, Ridwan Kamil mengatakan, masih ada 20 warga yang tertimbun tanah longsor.
Ia juga mengungkapkan, selama tahun 2018, dari 1500 bencana yang terjadi di Jawa Barat, 500 di antaranya merupakan bencana tanah longsor.
Untuk itu, ia mengimbau warga Jawa Barat untuk lebih waspada.
"PAGI INI MEMIMPIN KOORDINASI tanggap darurat bencana alam longsor yang mengubur satu kampung di Desa Sinaresmi, Cisolok Sukabumi.
Masih ada 20 warga yang tertimbun belum ditemukan. Doakan semoga lancar proses evakuasinya.
Tahun 2018 dari 1500-an kejadian kebencanaan di Jawa Barat, 500 nya adalah bencana longsor, kemudian bencana banjir dan kebakaran dll.
Sehari 3 kali terjadi bencana. Mari Warga Jabar agar selalu waspada," tulis Ridwan Kamil.
• Update Longsor Sukabumi, Kabar Evakuasi, Korban Tewas hingga Empat Posko Disiagakan Tim SAR
Sementara itu, diberitakan Kompas.com, Ridwan Kamil mengatakan bahwa seluruh wilayah Jawa Barat termasuk zona merah atau rawan bencana.
"Kalau melihat peta Jawa Barat itu semuanya merah. Luas Sukabumi dua pertiganya di zona merah," kata Ridwan Kamil saat meninjau lokasi bencana tanah longsor, Rabu (2/1/2018).
Ridwan Kamil berpendapat, perlu untuk mengedukasi masyarakat bahwa tempat yang ditinggalinya merupakan lokasi yang rentan mengalami bencana alam.