Pengaturan Skor

Total 229 Laporan soal Skandal Pengaturan Skor dan Mafia Bola Telah Diterima Polri

Pengaturan skor yang terjadi di dunia sepak bola Indonesia masih terus berusaha diungkap oleh Satgas Antimafia Bola.

Total 229 Laporan soal Skandal Pengaturan Skor dan Mafia Bola Telah Diterima Polri
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi pengaturan skor. 

TRIBUNWOW.COM - Sampai saat ini, skandal pengaturan skor yang terjadi di dunia sepak bola Indonesia masih terus berusaha diungkap oleh Satgas Antimafia Bola bentukan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya.

Bahkan, masyarakat ikut andil dalam upaya pengusutan tindak lansung yang mengotori kompetisi olahraga dengan si kulit bundar Tanah Air.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, Polri telah menerima 229 laporan dari masyarakat terkait dugaan mafia bola.

Ungkapan Para Mantan Pemain Timnas Indonesia 2010 usai Diperiksa soal Pengaturan Skor

Dedi Prasetyo menyebut, Polri akan terus menindaklanjuti laporan tersebut kepada Satgas Antimafia Bola.

Aduan yang masuk soal pertandingan yang janggal hingga wasit yang terindikasi curang.

"Semua akan ditindaklanjuti setelah dilaksanakan assesmentdan analisa tentang laporan-laporan tersebut," kata Dedi saat dihubungi, Senin (31/12/2018).

Ia menyebutkan, dari 229 laporan itu, yang layak dijadikan bahan informasi, klarifikasi, konfirmasi, dan verifikasi ada 48 laporan.

"Data ini dari masyarakat, masyarakat laporkan ke Satgas. Untuk pemain yang aneh, pemain yang seharusnya nendang dan gol tetapi tidak gol, pemain yang gol bunuh diri, nah itu akan didalami," ujar Dedi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo Saat Ditemui di ruang Kerja Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (11/12/2018).(Reza Jurnaliston)
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo Saat Ditemui di ruang Kerja Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (11/12/2018).(Reza Jurnaliston) (KOMPAS.COM)

Daftar Klub Termahal di Liga 1 Indonesia Musim 2018, Persib Bandung Tak Masuk 5 Besar

Dedi berharap, segala informasi yang disampaikan masyarakat kepada Satgas Antimafia Pengaturan Skor berbasiskan data dan bukti.

"Kami selalu mengharapkan (laporan) berbasis data, jangan hanya katanya, infonya. Nanti Satgas mengalami kesulitan menganalisa. Kalau berbasis data, itu dikembangkan oleh Satgas," kata Dedi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Claudia Noventa
Sumber: BolaSport.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved