Pengaturan Skor

Polisi Bicarakan soal Kemungkinan Pemeriksaan Ketum PSSI Edy Rahmayadi dalam Kasus Pengaturan Skor

Edy Rahmayadi memiliki kemungkinan untuk ikut diperiksa dalam kasus pengaturan skor yang saat ini tengah ditangani oleh satgas Anti Mafia Bola.

Polisi Bicarakan soal Kemungkinan Pemeriksaan Ketum PSSI Edy Rahmayadi dalam Kasus Pengaturan Skor
bolasport.com
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi pada acara kerja sama PSSI-BRI, Rabu (1/8/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi memiliki kemungkinan untuk ikut diperiksa dalam kasus pengaturan skor yang saat ini tengah ditangani oleh satgas Anti Mafia Bola dari kepolisian.

Dilansir oleh Warta Kota, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya akan siap jika harus memanggil Edy Rahmayadi.

Kemungkinan tesebut bisa terjadi berdasarkan keterangan para saksi.

"Sangat tergantung dari pemeriksaan para saksi," kata Brigjen Dedi saat dihubungi, Sabtu (29/12/2018).

Sebelumnya, melalui situs pssi.org, Edy sempat angkat bicara terkait beberapa anggotanya yang ditangkap Satgas Anti Mafia Bola.

Dalam kasus tersebut, Edy mengatakan menyerahkan sepenuhnya pada pihak kepolisian, Kamis (29/12/2018).

Ia menambahkan saat ini PSSI menyelesaikan masalah pengaturan skor.

Anggota PSSI Ditangkap Polisi karena Pengaturan Skor, Begini Tanggapan Edy Rahmayadi

"Terkait status Pak Johar, kami menyerahkan penuh pemeriksaan kepada kepolisian. PSSI juga menghargai proses pemeriksaan yang dilakukan Komite Disiplin terkait semua kasus pengaturan skor dan lain-lain," tambahnya.

Saat ini pihaknya juga akan berkoordinasi untuk kelanjutan kasus Johar.

"PSSI akan selalu berkoordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia terkait masalah ini. Kami mendukung dan tetap komitmen untuk menyelesaikan masalah match fixing ataupun match manipulation. Kami akan ikuti semua proses hukumnya," ujarnya, Kamis (27/12/2018).

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved