Cerita Selebriti

Polisi akan Panggil Artis Endorse Kosmetik Ilegal VV, NK dan NR, Ini Kisaran Harga Sekali Endorse

Sejumlah artis papan atas akan dipanggil atas kasus kosmetik oplosan mereka Derma Skin Care (DSC) yang dibongkar oleh Polda Jatim.

Polisi akan Panggil Artis Endorse Kosmetik Ilegal VV, NK dan NR, Ini Kisaran Harga Sekali Endorse
TribunJatim
Polda Jatim rilis kasus temuan rumah produksi kosmetik ilegal di Kediri, Selasa (4/12/2018). 

Tarif endorse

Pelaku berinisial KIL pemilik sekaligus pembuat produk kosmetik oplosan mengeluarkan anggaran puluhan juta untuk memakai jasa artis papan dalam memasarkan produk kosmetiknya.

Kasubdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Rofik Ripto Himawan menjelaskan tersangka memakai jasa artis setiap satu minggu untuk memasarkan produk kecantikan ilegal oplosan tidak dilengkapi dokumen izin Dinas Kesehatan dan BPOM.

"Tarif endrose mulai Rp 7 Juta hingga 15 juta," ungkap Rofik di Mapolda Jatim, Rabu (5/12/2018), dilansir dari TribunJatim.

Rofik memaparkan sejumlah artis itu melakukan endorse yaitu berfoto dengan produk kosmetik kecantikkan palsu.

"Kisaran salary (gaji) endorse masing-masing artis berbeda sekitar Rp 15 juta," bebernya.

Mengenai siapa yang dimaksud artis berinisial VV dan NR tersebut, Rofik mengatakan tidak bisa menyebutkan karena saat ini proses penyidikan masih berlanjut.

"Tidak bisa kami sampaikan, yang jelas mereka masing-masing artis perminggu dapat salary Rp 7 juta hingga Rp 15 juta, sesuai kontraknya," pungkasnya.

Sebelumnya, anggota Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Ditreskrimsus Polda Jatim menggerebek klinik kecantikan milik pelaku KIL di wilayah Kediri.

Laudya Cynthia Bella Mengaku Selalu Teringat Sosok Artis Ini saat Pergi ke Pantai

Dari penggeledahan polisi mengamankan berbagai produk kecantikan oplosan yang tidak dilengkapi dokumen izin Dinas Kesehatan dan BPOM.

Waditkrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara mengatakan sejumlah barang bukti kosmetik pemutih kulit itu disita. Produk kosmetik itu mulai dari paket pemutih wajah berupa krim pemutih (siang dan malam), serum pemutih, bedak dan lainnya.

"Total ada 1600 produk kecantikan ilegal siap edar," kata Arman. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Ekarista Rahmawati P
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: Tribun Jatim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved